Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Direktur Bank Mandiri Tambah Porsi Pemilikan Saham

Hingga penutupan perdagangan Kamis (15/10/2020), harga saham BMRI berada pada level Rp5.600 per saham atau turun 3,03 persen dari harga penutupan sebelumnya.
Ni Made Ayu Marthini
Ni Made Ayu Marthini - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  16:06 WIB
Nasabah mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri di nJakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Nasabah mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri di nJakarta, Selasa (10/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA -- Salah satu direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menambah kepemilikan saham di perseroan tersebut di tengah harga yang menurun.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (15/10/2020), Rico Usthavia Frans yang menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri melakukan transaksi penambahan jumlah saham pada 12 Oktober 2020.

Diinformasikan, Rico membeli sebanyak 55.000 lembar saham dengan harga transaksi Rp5.600 per lembar.

Dari transaksi tersebut, persentase saham milik Rico di BMRI naik menjadi 0,00327 persen dari sebelumnya 0,00315 persen. Status kepemilikan tersebut merupakan saham langsung dengan tujuan transaksi untuk kepentingan pribadi.

Hingga penutupan perdagangan Kamis (15/10/2020), harga saham BMRI berada pada level Rp5.600 per saham atau turun 3,03 persen dari harga penutupan Rabu (14/10/2020) yang senilai Rp5.700 per saham. Pada perdagangan hari ini, BMRI diperdagangkan di rentang harga Rp5.600 sampai Rp5.750.

Investor asing membukukan transaski net sell sebesar Rp31,47 miliar. Pada penutupan perdagangan, kapitalisasi BMRI sebesar Rp261,33 triliun.

Adapun BMRI juga nantinya akan mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Rabu (21/10/2020). RUPSLB tersebut akan membahas mata acara perubahan susunan pengurus perseroan.

Bank Mandiri akan menyelenggarakan RUPS guna mengisi jabatan direktur utama yang lowong.Hal ini setelah RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. pada 2 September 2020 mengangkat Royke Tumilaar yang ketika itu merupakan Direktur Utama Bank Mandiri, sebagai anggota direksi BNI.

RUPSLB juga mengangkat Silvano W Rumantir yang ketika itu merupakan Direktur Keuangan & Strategi Bank Mandiri, sebagai anggota direksi BNI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri bank bumn saham bank emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top