Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Agresif Pangkas Bunga Deposito, Biaya Dana Bank Mandiri Terus Turun

Bank Mandiri mencatatkan total DPK mencapai Rp1.024,2 triliun atau tumbuh 14,92 persen secara year on year per September 2020.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  16:46 WIB
Karyawati menghitung uang pecahan uang Rp100.000 di salah satu kantor cabang milik PT Bank Mandiri Tbk di Jakarta, Rabu (12/6/2019). Bisnis - Nurul Hidayat
Karyawati menghitung uang pecahan uang Rp100.000 di salah satu kantor cabang milik PT Bank Mandiri Tbk di Jakarta, Rabu (12/6/2019). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatatkan tren penurunan biaya dana sepanjang 9 bulan pertama tahun ini.

Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan perseroan mampu mengimbangi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dengan efisiensi biaya bunga. Bank Mandiri mencatatkan total DPK mencapai Rp1.024,2 triliun atau tumbuh 14,92 persen secara year on year per September 2020

Pertumbuhan DPK didorong oleh perolehan giro dan perusahaan anak. DPK yang berasal dari jenis giro tumbuh 30,78 persen dan perusahaan anak 21,19 persen secara yoy. Sementara, jenis deposito tumbuh 9,16 persen dan tabungan tumbuh 6,55 persen.

"Pertumbuhan yang cukup tinggi diimbangi dengan penurunan cost of fund," katanya dalam paparan kinerja kuartal III/2020, Senin (26/10/2020).

Biaya dana atau cost of fund (bank only) mengalami penurunan sebesar 2,83 persen secara ytd per Maret 2020. Penurunan berlanjut per Juni 2020 sebesar 2,80 persen secara ytd. Selanjutnya, cost of fund kembali turun 2,72 persen secara ytd per September 2020.

Perseroan memang agresif memangkas bunga deposito berjangka pada kuartal III/2020. Bunga depsoito turun 55 basis poin, dari 5,14 persen pada kuartal II/2020 menjadi 4,59 persen pada kuartal III/2020. Lebih lanjut, perseroan terus fokus pada penghematan biaya selama sisa tahun ini.

Rico menambahkan Bank Mandiri mendorong percepatan inovasi layanan digital melalui kemudahan pembukaan rekening online sehingga tidak perlu ke cabang dan tanpa download. Setiap harinya ada sekitar 3.000 buka tabungan secara online. Secara total, saat ini pembukaan rekening online telah mencapai lebih dari 250.000 rekening.

Pengembangan fitur Mandiri Online juga terus dilakukan. Saat ini user aktif Mandiri Online mencapai 4,2 juta atau tumbuh 51 persen yoy.

Bank Mandiri juga melakukan percepatan proses kredit melalui aplikasi Mandiri Pintar. Melalui aplikasi ini, Bank Mandiri memberikan kemudahan proses pengajuan kredit UMKM dari 3-4 hari menjadi 15 menit.

Perseroan juga menawarkan solusi open banking melalui API Portal agar menjangkau lebih banyak nasabah melalui platform digital mitra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri simpanan perbankan kinerja bank biaya dana
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top