Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PSBB Transisi, Transaksi e-Money Bank Mandiri Mulai Menggeliat Lagi

Bisnis e-money Bank Mandiri mulai tedampak pandemi Covid-19 pada Maret hingga saat ini.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 10 November 2020  |  11:18 WIB
PSBB Transisi, Transaksi e-Money Bank Mandiri Mulai Menggeliat Lagi
Nasabah bertransaksi di mesin ATM, di Jakarta, Kamis (21/9). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Transaksi e-Money Bank Mandiri mulai menunjukkan peningkatan sejak pembatasan sosial bersakal besar (PSBB) transisi tahap dua dilakukan di Jakarta.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan pada awal 2020 bisnis e-money masih berjalan lancar bahkan cenderung meningkat. Hanya saja, peningkatan tersebut hanya terjadi sampai dengan Februari 2020.

Pada perkembangannya, bisnis e-money mulai tedampak pandemi Covid-19 pada Maret hingga saat ini. Hal ini sebagai dampak atas adanya kebijakan pemerintah perihal work from home (WFH) dan PSBB tersebut. Dampak terbesar terlihat pada April 2020, yang membuat transaksi e-money mengalami penurunan 50-60 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

"Tren penurunan mulai terlihat sejak diberlakukannya anjuran pemerintah untuk beraktivitas di rumah sejak pertengahan Maret lalu," katanya kepada Bisnis, Senin (9/11/2020).

Meskipun demikian, Thomas mengatakan tren transaksi e-money per bulan September 2020 mulai mengalami peningkatan seiring kembali dilonggarkan PSBB. Peningkatan tersebut masih belum menutupi realisasi tahun lalu sehingga mengakibatkan secara tahunan (year on year/YoY) penurunan sebesar 29 persen.

Sejak PSBB Tahap II yang berlaku pada September 2020, data menunjukkan mulai terjadi peningkatan rata-rata transaksi harian sebesar 14 persen dan momentum ini terus bertahan hingga akhir Oktober (PSBB transisi tahap II).

Transaksi terbanyak tetap terjadi di sektor transportasi seperti Tol, TransJakarta, CommuterLine, MRR, maupun parkir.

Menurutnya, untuk mencapai target hingga akhir tahun, Bank Mandiri menjalankan berbagai strategi seperti terus memperluas acceptance e-money, menyediakan sarana isi ulang, membangun cashless society, meningkatkan produksi kartu, memudahkan akses pembelian kartu untuk customer, edukasi, hingga menghadirkan e-money dengan tampilan desain khusus yang menarik.

Bank Mandiri juga berencana untuk melakukan kerja sama dengan dengan merchant retail seperti Indomaret dengan membuat program bersama seperti potongan harga di klik Indomaret.

"Saat ini, program e-money sudah berjalan program diskon jika bertransaksi menggunakan e-money di beberapa merchant-merchant makanan dan minuman," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri transaksi elektronik emoney uang elektronik Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top