Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Tak Menentu, Perusahaan Gadai Hati-hati Taksir Harga Lelang

Ketua Umum Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) sekaligus Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) Harianto Widodo mengungkap bahwa kondisi perekonomian yang belum menentu menjadi penyebabnya.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 16 November 2020  |  22:53 WIB
Mobil lelang.  - AUKSI
Mobil lelang. - AUKSI

Bisnis.com, JAKARTA - Sama seperti lembaga jasa keuangan lain, industri pergadaian masih menghadapi risiko bisnis berupa potensi kredit bermasalah yang mempengaruhi pelelangan.

Ketua Umum Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) sekaligus Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) Harianto Widodo mengungkap bahwa kondisi perekonomian yang belum menentu menjadi penyebabnya.

"Lelang dalam kondisi seperti ini masih sulit. Karena daya beli masyarakat untuk membeli barang lelang itu menurun, apalagi kalau harganya turun. Ini diwaspadai sama semua teman-teman industri gadai," ujarnya kepada Bisnis, Senin (16/11/2020).

Oleh sebab itu, taksiran harga lelang atas agunan yang digadaikan masih menjadi perhatian para perusahaan gadai, demi menerapkan prinsip lebih berhati-hati dalam menjalani bisnis.

Jangan sampai taksiran harga pemberian pinjaman yang berpotensi bermasalah, ketika dilelang nantinya justru lebih rendah atau tak bisa menutup kewajiban dan bunga sehingga menjadi kerugian.

Menurut Harianto, inilah salah satu dilema yang masih dihadapi perusahaan gadai saat ini, kendati permintaan atas jasa gadai masih diminati dan terus meningkat.

"Misalnya, harga mobil bekas, motor bekas, elektronik, masih turun semua. Ini masih diwaspadai. Makanya sebelum perekonomian stabil, perusahaan gadai itu masih berhati-hati," tambahnya.

Berdasarkan Statistik Perusahaan Pergadaian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Agustus 2020, pembiayaan oleh industri gadai mencapai Rp56,67 triliun tumbuh dibandingkan dengan posisi Agustus 2019 senilai Rp45,85 triliun.

Pegadaian selaku perusahaan pelat merah masih mendominasi dengan porsi Rp56,1 triliun, sedangkan seluruh perusahaan swasta lain menyalurkan Rp566 miliar

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang pegadaian gadai Covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top