Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dapat Dana Segar Hampir Rp500 Miliar, Begini Rencana Bank Oke (DNAR)

Berdasarkan keterbukaan informasi Bank Oke (5/1/2021), Direktur Bank Oke Efdinal Alamsyah menjelaskan dana yang terkumpul dari penawaran umum mencapai Rp499,35 miliar, dan dipotong biaya Rp1,55 miliar.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 05 Januari 2021  |  18:22 WIB
Bank Dinar - Antara
Bank Dinar - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) telah merealisasikan penyuntikan modal baru pada akhir 2020. Perseroan pun memaparkan rencana penggunaan dana tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bank Oke (5/1/2021), Direktur Bank Oke Efdinal Alamsyah menjelaskan dana yang terkumpul dari penawaran umum mencapai Rp499,35 miliar dan dipotong biaya Rp1,55 miliar.

Dari dana bersih Rp497,8 miliar tersebut, dana tersebut rencananya digunakan untuk ekspansi kredit. "Rencana penggunaan dana Rp497 miliar untuk ekspansi kredit," sebutnya.

Adapun, Efdinal sebelumnya mengatakan kompetisi perebutan debitur tahun lalu cukup ketat. Namun dia menyampaikan perseroan masih mampu mempertahankan pertumbuhan agresifnya pada tahun ini.

"Target kami masih tercapai. Per 23 Desember ini pertumbuhan kredit kami dibanding periode sama tahun lalu tumbuh 24.69%. Bahkan masih bisa 25% sampai akhir tahun dengan segmen UKM di sektor perdagangan," sebutnya.

Dia menyebutkan dukungan dari induk merupakan dorongan bagi perseroan untuk dapat menjaga kinerja. "Setelah merger, dampak sangat terasa pada kinerja perseroan. Akan tetapi sayangnya ada pandemi," imbuhnya.

Berdasarkan data RTI, harga saham emiten berkode DNAR ini tercatat Rp180 dengan market cap Rp2,08 triliun. Adapun, harga tersebut masih lebih rendah 29,78% dari posisi 1 tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bank dinar
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top