Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak, Ini Suku Bunga Dasar Kredit Terbaru Bank NTT

Berdasarkan pengumuman di Harian Bisnis Indonesia pada hari ini (8/1/2021), Bank menetapkan SBDK di segmen kredit korporasi sebesar 10,04%, kredit ritel 10,49%, kredit mikro 9,72%. Selanjutnya kredit konsumsi KPR 9,83% dan non KPR 13,14%.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  12:53 WIB
Bank NTT - wikimapia
Bank NTT - wikimapia

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur melakukan penyesuaian suku bunga dasar kredit (prime lending rate) untuk periode Desember 2020 pada semua segmen kredit.

Berdasarkan pengumuman di Harian Bisnis Indonesia pada hari ini (8/1/2021), Bank menetapkan SBDK di segmen kredit korporasi sebesar 10,04%, kredit ritel 10,49%, kredit mikro 9,72%. Selanjutnya kredit konsumsi KPR 9,83% dan non KPR 13,14%.

SBDK periode tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pada periode September 2020, SBDK untuk kredit korporasi sebesar 10,08%, kredit ritel 10,66%, kredit mikro 9,84%, kredit konsumsi yakni KPR 9,94% dan Non KPR 13,16%.
 
Suku bunga dasar kredit (SBDK) digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh bank kepada nasabah. SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan debitur belum tentu sama dengan SBDK.

Dalam kredit konsumsi Non KPR tidak termasuk penyaluran dana melalui kartu kredit dan kredit tanpa agunan. Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor cabang bank dan website bank.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top