Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonom Proyeksi Suku Bunga BI Masih Bisa Turun 50 Bps Tahun Ini

Beberapa faktor yang dapat mendukung suku bunga tetap rendah di antaranya likuiditas global yang berlimpa, serta keyakinan perekonomian global dan domestik yang akan mulai berangsur pulih.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  14:44 WIB
Karyawan keluar dari gedung Bank Indonesia di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan
Karyawan keluar dari gedung Bank Indonesia di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom memprediksikan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) masih akan terus berlanjut pada 2021.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah memperkirakan BI pada tahun ini akan tetap melanjutkan kebijakan suku bunga rendah.

Menurutnya, beberapa faktor yang dapat mendukung suku bunga tetap rendah di antaranya likuiditas global yang berlimpa, serta keyakinan perekonomian global dan domestik yang akan mulai berangsur pulih.

Kondisi ini memungkinkan aliran modal masuk ke Indonesia sehingga tekanan terhadap nilai tukar rupiah bisa diminimalkan. Artinya, dalam beberapa wkatu ke depan rupiah akan stabil, bahkan cenderung menguat.

Di sisi lain, Piter memperkirakan inflasi pada tahun ini masih akan berada pada tingkat yang rendah sejalan dengan proses pemulihan ekonomi nasional.

“Berangsur pulihnya ekonomi memang berpotensi meningkatkan kembali inflasi, tetapi inflasi tahun ini masih akan di kisaran target yaitu 3,5 plus minus 1 persen,” katanya kepada Bisnis, Selasa (12/1/2021).

Dia mengatakan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi dan mempertimbangkan kedua faktor tersebut, maka BI masih akan menerapkan kebijakan suku bunga rendah.

Piter pun memproyeksikan suku bunga acuan masih berpotensi turun, terutama pada semester I/2021. Namun ruang penurunan tahun ini menurutnya tidak akan sebesar tahun lalu, di mana BI memangkas suku bunga acuan hingga 125 basis poin menjadi 3,75 persen.

Apalagi, BI juga masih harus menunggu respon penurunan suku bunga dari perbankan. Pasalnya, suku bunga kredit perbankan masih belum turun seagresif penurunan suku bunga acuan BI.

“Tahun ini Saya perkirakan BI hanya akan menurunkan suku bunga acuan maksimum 50 basis poin,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia suku bunga acuan
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top