Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos BI Diproyeksi Bakal Pangkas Suku Bunga Acuan Esok, Ini Kata Para Ekonom

Suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) yang saat ini sebesar 3,75 persen diperkirakan akan turun menjadi 3,5 persen.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  18:08 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (29/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur pada Rabu dan Kamis, 17 dan 18 Februari 2021, diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps).

Suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) yang saat ini sebesar 3,75 persen diperkirakan akan turun menjadi 3,5 persen.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan kebijakan yang akan ditempuh BI tersebut mempertimbangkan perkiraan inflasi yang akan tercatat rendah dalam jangka pendek.

Hal ini terindikasi dari angka inflasi, terutama inflasi inti yang berada pada level rendah pada awal 2021, bahkan terendah sejak 2003. Di samping itu, ruang penurunan suku bunga juga mempertimbangkan kondisi keseimbangan eksternal yang tetap terjaga,

“Hal tersebut terindikasi dari penurunan defisit transaksi berjalan pada sepanjang 2020 yang diperkirakan sekitar -0,42 persen terhadap PDB, dan kondisi rendahnya defisit transaksi berjalan diperkirakan masih akan berlanjut hingga kuartal I/2021 ini,” katanya kepada Bisnis, Rabu (17/2/2021).

Menurut Josua, faktor inflasi yang rendah dan keseimbangan eksternal yang tetap terjaga mengindikasikan bahwa kinerja perekonomian belum pulih secara signifikan. Hal ini juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal IV/2020 yang masih mencatatkan pertumbuhan negatif.

Penurunan suku bunga acuan lebih lanjut kata Josua juga merupakan suatu langkah lanjutan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Kepala Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardhana memprediksi Rapat Dewan Gubernur akan mengambil langkah pemangkasan. “Kami memperkirakan BI akan menggunakan kesempatan untuk menurunkan suku bunga kembali sebesar 25 bps besok,” ujarnya.

Beberapa indikator yang mendukung, menurutnya, pertumbuhan ekonomi 2020 yang lebih rendah dari perkiraan, prospek inflasi yang rendah namun stabil, serta akun eksternal yang didukung dengan baik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia suku bunga acuan
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top