Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

8 Tahun Berdiri, Aplikasi Home Credit Indonesia Diunduh 10 Juta Kali

Terkini, Home Credit telah hadir di 216 kota di Indonesia dan melayani lebih dari 4,6 juta pelanggan (per Juni 2020). Sementara itu, inovasi teknologi utama Perusahaan yaitu aplikasi My Home Credit sudah mencapai hampir 10 juta download per Januari 2021.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  00:45 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Memasuki usia ke-8, Home Credit Indonesia meneguhkan diri sebagai perusahaan pembiayaan multiguna berbasis teknologi yang mampu bertahan.

Direktur Utama Home Credit Indonesia Animesh Narang mengatakan terutama pada 2020 yang menantang, hampir seluruh lapisan masyarakat terkena dampak dari pandemi Covid-19, tak terkecuali Home Credit.

"Perusahaan berhasil mengatasi badai tersebut dan membantu pelanggan sebanyak mungkin yang bisa dilakukan. Adapun, hingga Desember 2020, Home Credit telah memberikan keringanan pembiayaan kepada lebih dari 136.000 pelanggan dengan nilai lebih dari Rp883 miliar," ungkapnya dalam keterangannya pada Selasa (16/2/2021).

Animesh mengungkap sejak lahir di Tanah Air pada 4 Februari 2013, Home Credit mengawali respons positif dari masyarakat dengan jumlah pelanggan yang langsung menembus 1.000 pelanggan di bulan berikutnya.

Terkini, Home Credit telah hadir di 216 kota di Indonesia dan melayani lebih dari 4,6 juta pelanggan per Juni 2020. Sementara itu, inovasi teknologi utama perusahaan yaitu aplikasi My Home Credit sudah mencapai hampir 10 juta download per Januari 2021.

"Kami berterima kasih kepada seluruh pelanggan, karyawan, dan mitra kami atas dukungan, kesabaran dan kontribusi mereka selama 2020. Tanpa dukungan dari mereka, Home Credit tidak akan bisa melalui tahun yang penuh tantangan tersebut. Dengan kolaborasi yang kuat, kami percaya Perusahaan akan terus berkembang dan bisa memberikan kontribusi yang lebih banyak lagi di Indonesia," ungkapnya.

Animesh optimis perusahaan akan terus berkembang dari tahun ke tahun seiring dengan inovasi teknologi yang tak pernah henti dilakukan. Melalui teknologi, Home Credit ingin mengubah cara masyarakat berbelanja dengan memberikan kemudahan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Salah satunya yaitu menghadirkan layanan transaksi non-tunai atau disebut cashless. Saat ini, sejumlah produk alat pembayaran nontunai yang dimiliki Home Credit Indonesia antara lain kartu kredit Home Credit Card, Home Credit Pay, dan juga produk paylater Home Credit BayarNanti.

Untuk Home Credit Card, saat ini, layanan kartu kredit tersebut berlaku dan bisa digunakan di merchant/toko yang memiliki logo Visa di seluruh dunia.

Sementara itu, Home Credit Pay merupakan layanan pembayaran digital yang bisa digunakan melalui aplikasi My Home Credit. Dengan Home Credit Pay, pelanggan bisa lebih mudah melakukan transaksi sehari-hari hanya dengan scan kode QRIS yang tersedia di toko-toko.

Home Credit juga telah memiliki layanan paylater yang bernama Home Credit BayarNanti. Dengan menggunakan Home Credit BayarNanti, pelanggan bisa melakukan transaksi untuk kebutuhan sehari-hari sekarang dan membayar tagihan nanti dengan pilihan cicilan yang fleksibel. Saat ini, Home Credit BayarNanti dapat digunakan di 5 juta toko pedagang atau merchant di seluruh Indonesia.

Merayakan ulang tahun ke-8, Home Credit Indonesis tengah mengusung tema Gero8ak Rejeki, yakni apresiasi hadiah kepada para pelanggan dengan cara mengajak pelanggan untuk mengumpulkan 4 buah puzzles tulisan Home Credit 8 Tahun.

Nantinya, 88 kolektor tercepat dan 8 top spender akan mendapatkan hadiah dari Home Credit dengan total nilai lebih dari Rp30 juta.

Pelanggan cukup membuat akun Home Credit Pay atau mengaktifkan akun Home CreditBayarNanti mereka melalui aplikasi My Home Credit untuk dapat ikut berlomba mengumpulkan 4 buah puzzles selama periode 4–25 Februari 2021.

"Semakin sering bertransaksi menggunakan Home Credit Pay dan paylater Home Credit BayarNanti, maka semakin besar kesempatan untuk mengumpulkan empat puzzles tersebut," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

home credit indonesia
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top