Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masa Restrukturisasi Polis Tinggal 2 Bulan, Izin Operasional IFG Life Belum Terbit

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Hendrawan Supratikno menjelaskan bahwa proses restrukturisasi polis Jiwasraya masih menjadi pembahasan di komisinya. Salah satu sorotan DPR adalah jalannya proses restrukturisasi tersebut.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 06 April 2021  |  19:28 WIB
Logo Indonesia Financial Group (IFG)
Logo Indonesia Financial Group (IFG)

Bisnis.com, JAKARTA — Izin operasional IFG Life, perusahaan asuransi jiwa tujuan restrukturisasi polis dari PT Asuransi Jiwasraya (Persero), belum kunjung diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Menjelang tenggat waktu target restrukturisasi, proses pengajuan izin dinilai masih menunjukkan perkembangan.

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Hendrawan Supratikno menjelaskan bahwa proses restrukturisasi polis Jiwasraya masih menjadi pembahasan di komisinya. Salah satu sorotan DPR adalah jalannya proses restrukturisasi tersebut.

Selain itu, menurut Hendrawan, pihaknya pun menyoroti langkah setelah penawaran dan persetujuan restrukturisasi, yakni migrasi ke IFG Life. Proses tersebut belum dapat berlangsung jika izin operasional IFG Life belum terbit.

"Dalam rapat-rapat Komisi XI sudah dibahas terkait izin [IFG Life] itu," ujar Hendrawan kepada Bisnis, Selasa (6/4/2021).

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menjelaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengak OJK dalam beberapa rapat. OJK telah menyampaikan bahwa izin operasional IFG Life masih diproses oleh otoritas.

Dia menjabarkan bahwa masih terdapat sejumlah persyaratan dokumen yang harus dipenuhi dan wawancara yang harus dilakukan. Kedua faktor tersebut dinilai membuat izin operasional IFG Life belum terbit.

"Tapi intinya progress-nya bagus," ujar Misbakhun kepada Bisnis, Selasa (6/4/2021).

Koordinator Juru Bicara Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya R. Mahelan Prabantarikso menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan proses restrukturisasi polis rampung pada akhir Mei 2021. Artinya, tenggat waktu itu kurang dari dua bulan lagi.

Mahelan menyatakan optimisme bahwa migrasi polis ke IFG Life dapat berlangsung bertepatan dengan tenggat waktu tersebut. Manajemen Jiwasraya pun berharap izin IFG Life dapat terbit.

Adapun, IFG Life telah mengantongi izin pembentukan perusahaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Struktur perusahaan pun telah terbentuk dan persiapan pelaksanaan bisnis dinilai telah berjalan, tetapi bisnis asuransi baru dapat dijalankan setelah terdapat izin operasional.

"IFG Life sudah mendapatkan izin pembentukan perusahaan, dari Kemenkumham," ujar Direktur Bisnis Indonesia Financial Group (IFG) Pantro Pander Silitonga, yang juga merupakan Komisaris IFG Life kepada Bisnis, belum lama ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi asuransi jiwa IFG life
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top