Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Literasi Rendah, Pertumbuhan Kinerja Bank Syariah Terkendala

Perbankan syariah masih mampu menorehkan kinerja lebih baik dari saat ini namun terkendala oleh permasalahan literasi syariah masyarakat yang masih rendah.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 06 April 2021  |  00:56 WIB
Bank syariah - Ilustrasi/bisnisaceh.com
Bank syariah - Ilustrasi/bisnisaceh.com

Bisnis.com, JAKARTA - Peningkatan kinerja perbankan syariah nasional dinilai masih terkendala isu literasi.

Pengamat Ekonomi IPB Universitas Irfan Syauqi Beik mengatakan perbankan syariah masih mampu menorehkan kinerja lebih baik dari saat ini namun terkendala oleh permasalahan literasi syariah masyarakat yang masih rendah.

"Produk bank syariah sudah banyak, tapi memang masalah literasi, masalah persepsi perbankan syariah masih menjadi kendala utama," sebutnya, Senin (5/4/2021).

Dia menjelaskan masyarakat sudah sangat terbiasa berhitung menggunakan acuan suku bunga. Hal ini menyebabkan semua produk bank syariah dibandingkan langsung dengan tingkat margin yang ditawarkan.

Padahal, produk perbankan syariah memiliki akad, dan proses perhitungan risiko yang berbeda, yang memberi manfaat baik kepada nasabah dan bank sekaligus.

"Misalnya, akad jual beli. Itu akan berbeda dengan akad pinjaman. Tapi masyarakat selalu terfokus pada besaran margin. itu kan sangat disayangkan."

Adapun, literasi keuangan nasional berada di kisaran 38% hingga 39%. Sementara itu, literasi keuangan syariah nasional baru berada di kisaran 8% sampai 9%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah perbankan keuangan syariah
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top