Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pindah Kantor Pusat, Bank Mantap Mau Naik BUKU 3

Bank Mantap optimistis tahun ini dapat menorehkan kinerja positi yang terukur dan berharap segera bisa masuk ke kelompok BUKU III.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 14 Juni 2021  |  15:00 WIB
Pindah Kantor Pusat, Bank Mantap Mau Naik BUKU 3
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga (kiri) menjelaskan salah satu jenis layanan Bank yaitu Smart Branch System kepada (kanan ke kiri) Direktur Utama Taspen A.N.S Kosasih, Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam peresmian Graha Mantap di Jalan Proklamasi No.31 Menteng, Jakarta, Senin (14/6) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) memindahkan kantor pusatnya ke Graha Mantap yang berlokasi di Jalan Proklamasi No.31 yang sebelumnya berlokasi di Jalan Cikini Raya No.42, Menteng, Jakarta Pusat.

Direktur Utama Bank Mantap Elmamber P. Sinaga menyampaikan perseroan optimistis keberadaan kantor pusat yang baru akan dapat meningkatkan motivasi perseroan dalam meningkatkan kinerja dan merealisasikan target bisnis, terutama di bidang pembiayaan pensiunan.

Pascakinerja yang tumbuh positif pada kuartal I/2021, Bank Mantap optimistis tahun ini dapat menorehkan kinerja positif yang terukur dan berharap segera bisa masuk ke Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) III.

"Semoga semua cita-cita positif kami bisa terealiasi dengan kepindahan kami ke Graha Mantap ini,” kata Elmamber dalam keterangan resmi, Senin (14/6/2021).

Adapun, perseroan saat ini tercatat memiliki aset senilai Rp39,69 triliun. Bank Mantap membukukan kinerja yang solid pada Mei 2021 dengan total laba bersih Rp261,9 miliar yang meningkat 34,2 persen dari periode yang sama dari tahun lalu.

Perseroan pun menyalurkan kredit Rp28,59 triliun, tumbuh 27,5 persen year on year (yoy) dan mendongkrak dana pihak ketiga sebesar 28,5 persen menjadi Rp29,58 triliun.

“Gedung kantor pusat yang lebih besar dan strategis lokasinya akan meningkatkan efisiensi dan koordinasi internal. Bahkan kami percaya Graha Mantap akan mampu menampung kebutuhan SDM profesional yang dibutuhkan kantor pusat dalam 5 sampai 10 tahun ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan penggunaan salah satu aset Bank Mandiri oleh perusahaan anak merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan secara konsolidasi.

“Dengan inisiatif ini, kami berharap bisa mengoptimalkan salah satu aset produktif perseroan untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional perusahaan anak. Saat ini, kami terus mengkaji penerapan inisiatif serupa untuk aset-aset potensial lainnya,” kata Darmawan.

Selain optimalisasi aset, Darmawan menambahkan inisiatif juga menjadi bukti komitmen Bank Mandiri dalam mendorong sinergi antar BUMN melalui penunjukkan perusahaan anak PT Wijaya Karya, yaitu PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) sebagai kontraktor pelaksana.

Pembangunan Graha Mantap dimulai sejak Oktober 2019 di atas lahan seluas 4.428 m2. Bangunan ini memiliki luas bangunan gedung sekitar 12.029 m2 dan terdiri 12 lantai untuk fungsi kantor serta 1 lantai semi basement dengan fungsi komersial.

Sementara itu, Direktur Utama WEGE Nariman Prasetyo mengatakan Graha Mantap ini merupakan bisnis konsesi di atas lahan milik Bank Mandiri dengan pola kerja sama BOT (Build, Operate, Transfer) selama 30 tahun.

“Graha Mantap ini menjadi bisnis konsesi kedua kami setelah de Braga Hotel Bandung, dan menjadi pendapatan berulang bagi perusahaan [recurring income],” jelas Nariman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bank mandiri Bank Mantap Wijaya Karya Bangunan Gedung
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top