Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mantap Cetak Laba Rp310,53 Miliar Semester I 2021, Ini Pendorongnya

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, Jumat (30/7/2020), perolehan laba Bank Mantap tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 55,39% secara year on year (yoy) menjadi Rp1,19 triliun.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 30 Juli 2021  |  16:32 WIB
Direktur Utama Bank Mantap Elmamber P. Sinaga dalam sambutan pencatatan PUB Obligasi Satu Tahap Kedua di Graha Mantap, Jakarta, Sabtu (1/5/2021). - Bank Mandiri Taspen
Direktur Utama Bank Mantap Elmamber P. Sinaga dalam sambutan pencatatan PUB Obligasi Satu Tahap Kedua di Graha Mantap, Jakarta, Sabtu (1/5/2021). - Bank Mandiri Taspen

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen (Mantap) membukukan laba bersih sebesar Rp310,53 miliar per akhir semester I/2021, meningkat 48,8% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, Jumat (30/7/2020), perolehan laba Bank Mantap tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 55,39% secara year on year (yoy) menjadi Rp1,19 triliun.

Pada semester I/2021, Bank Mantap mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 27,7% secara yoy, yaitu sebesar Rp29,22 triliun per 30 Juni 2021 dengan menjaga kualitas kredit atau Non Performing Loan (NPL) gross di level 0,73%.

Dari sisi pendanaan, jumlah dana pihak ketiga yang dihimpun perseroan juga tercatat meningkat menjadi sebesar Rp30,63 triliun didukung oleh kenaikan dana murah tabungan dan giro. Hal itu membuat rasio dana murah atau CASA ikut terkerek dari posisi akhir Desember 2020 menjadi 30,13% per 30 Juni 2021.

Kinerja kredit pembiayaan dan penghimpunan dana membuat posisi aset perseroan ikut meningkat menjadi sebesar Rp41,52 triliun per 30 Juni 2021, meningkat dari posisi akhir Desember 2020 sebesar Rp35,09 triliun.

Adapun, terkait efisiensi beban, perseroan juga dapat menurunkan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) sebanyak 5,52% yakni dari 83,65% per Juni 2020 menjadi 78,13% di semester I/2021.

Untuk rasio lainnya mengalami peningkatan seperti rasio margin bunga bersin (net interest margin/NIM) yang naik dari 6,18% menjadi 6,86%, return on asset (ROA) naik dari 2,00% menjadi 2,43% serta return on equity (ROE) meningkat dari 16,17% menjadi 18,03%.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit Bank Mantap
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top