Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mantap Sudah Gunakan Rp1,7 triliun dari Dana Hasil Obligasi. Untuk Apa?

Bank Mantap mengantongi hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2021 yang efektif pada 28 April 2021 sebesar Rp2 triliun.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 12 Juli 2021  |  14:41 WIB
Bank Mantap Sudah Gunakan Rp1,7 triliun dari Dana Hasil Obligasi. Untuk Apa?
Kantor Bank Mantap - bankmantap.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) telah menggunakan 89,57 persen dari hasil bersih penerbitan obligasi April kemarin, atau sebesar Rp1,78 triliun.

Hal itu disampaikan manajemen Bank Mantap dalam laporan penggunaan dana hasil penawaran umum, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (12/7/2021).

Secara rinci, Bank Mantap mengantongi hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2021 yang efektif pada 28 April 2021 sebesar Rp2 triliun. Setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp642,20 miliar, maka hasil realisasi bersih sebesar Rp1,99 triliun.

Sesuai dengan prospektus, dana hasil obligasi digunakan untuk ekspansi bisnis perseroan, khususnya di segmen pensiunan.

Lebih lanjut, realisasi penggunaan dana sudah mencapai Rp1,78 triliun. Dengan demikian, sisa dana hasil obligasi sebesar Rp207,84 miliar.

Sisa dana tersebut ditempatkan pada Reverse Repo Bank Indonesia dengan tingkat bunga 3,5 persen dan jangka waktu penyimpanan 7 hari.

Dalam pengumuman lainnya, Bank Mantap menyampaikan telah melaksanakan pembayaran kupon ke-16 atas Obligasi I Bank Mandiri Taspen Pos Tahun 2017 Seri B dengan tingkat bunga 8,75 persen yakni sebesar Rp10,94 miliar pada 9 Juli 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi pendanaan sumber pendanaan Bank Mantap
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top