Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI dan Kementerian Keuangan Jepang Perkuat Kerja Sama Penggunaan Mata Uang Lokal

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan bahwa penguatan yang dimaksud adalah melonggarkan aturan transaksi valas dalam kerangka penyelesaian transaksi bilateral kedua negara dengan Rupiah-Yen.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 05 Agustus 2021  |  14:05 WIB
BI dan Kementerian Keuangan Jepang Perkuat Kerja Sama Penggunaan Mata Uang Lokal
Karyawan menghitung uang pecahan Rp.100.000 di salah satu Bank yang ada di Jakarta, Senin (4/6). Bisnis - Abdullah Azzam
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan Jepang (JMOF) menyepakati penguatan kerja sama penyelesaian transaksi dengan mata uang lokal atau Local Currency Settlement /LCS antara kedua negara dalam Rupiah-Yen.

Kerja sama tersebut sebelumnya telah diimplementasikan sejak 31 Agustus 2020.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan bahwa penguatan yang dimaksud adalah melonggarkan aturan transaksi valas dalam kerangka penyelesaian transaksi bilateral kedua negara dengan Rupiah-Yen.

Pelonggaran aturan tersebut mencakup perluasan instrumen lindung nilai, pelaksanaan hedging (lindung nilai) atas dasar proyeksi perdagangan dan investasi, peningkatan fleksibilitas transfer atas rekening IDR di Jepang, dan peningkatan threshold nilai transaksi tanpa dokumen underlying sampai dengan US$500.000 per transaksi.

“Penguatan kerangka kerja sama yang berlaku efektif 5 Agustus 2021 ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong perdagangan dan investasi serta memperkuat stabilitas makroekonomi dengan mendorong penggunaan mata uang lokal yang lebih luas untuk penyelesaian perdagangan dan investasi langsung antara Indonesia dan Jepang,” katanya dalam siaran pers, Kamis (4/8/2021).

Erwin menyampaikan, penguatan kerangka kerja sama ini sejalan dengan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh BI dan JMOF pada 5 Desember 2019.

Strategi penguatan kerangka kerja sama LCS merupakan bagian dari upaya bersama BI dan JMOF dalam mendorong penggunaan mata uang lokal yang lebih luas kepada pelaku usaha dan individu untuk memfasilitasi dan meningkatkan perdagangan, investasi langsung, serta kegiatan transaksi lainnya, seperti remitansi antara Indonesia dan Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang bank indonesia perbankan kebijakan moneter
Editor : Ropesta Sitorus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top