Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mandiri (BMRI) Siapkan Rp1 Triliun Lebih untuk Lunasi Obligasi

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyatakan kesiapan dana untuk pembayaran Obligasi Berkelanjutan I Bank Tahap I Tahun 2016 Seri A, yang akan jatuh tempo pada 30 September 2021.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 21 September 2021  |  21:52 WIB
Bank Mandiri (BMRI) Siapkan Rp1 Triliun Lebih untuk Lunasi Obligasi
Gedung Bank Mandiri - bankmandiri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyatakan kesiapan dana untuk pembayaran Obligasi Berkelanjutan I Bank Tahap I Tahun 2016 Seri A, yang akan jatuh tempo pada 30 September 2021.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Selasa (21/9/2021), Bank Mandiri menyampaikan Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap I Tahun 2016 Seri A memiliki jumlah pokok obligasi sebesar Rp1,1 triliun. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 30 September 2021.

Bank Mandiri pun telah menyiapkan dana pembayaran pokok obligasi tersebut sebesar Rp1,1 Triliun beserta bunga ke-20 sebesar Rp21,86 miliar yang akan dibayarkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat pada tanggal 29 September 2021 pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, Bank Mandiri berhasil melanjutkan kinerja positif hingga semester I/2021. Bank pelat merah ini mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 21,50 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp35,16 triliun. Dengan demikian, laba bersih Bank Mandiri ikut terkerek naik 21,45 persen secara yoy menjadi Rp 12,5 triliun pada semester I/2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri obligasi jatuh tempo
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top