Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gabung ke Holding Ultra Mikro, Rating PNM Langsung Naik

Bahkan sebelum resmi melebur ke dalam Holding UMi, sukuk yang diterbitkan PNM senilai Rp2 triliun baru-baru ini laris manis diminati investor.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 22 September 2021  |  18:40 WIB
Gabung ke Holding Ultra Mikro, Rating PNM Langsung Naik
Kantor PNM - pnm.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM Arief Mulyadi mengungkapkan bahwa meleburnya perseroan ke dalam Holding Ultra Mikro (UMi) telah berdampak terhadap perbaikan rating perusahaan.

Dia menyampaikan, sepekan setelah penandatanganan akta inbreng antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, PT Pegadaian (Persero), dan PNM pada Senin (13/9/2021), rating PNM meningkat dari idA+ menjadi idAA.

"Ini sesuatu bagi PNM yang kemarin masih coba-coba di capital market, ternyata dalam waktu singkat dan terdorong dengan bergabung dengan Holding Ultra Mikro, ada Pegadaian dan BRI sebagai holding, kami langsung punya rating yang lebih tinggi," ujar Arief dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (22/9/2021).

Bahkan sebelum resmi melebur ke dalam Holding UMi, sukuk yang diterbitkan PNM senilai Rp2 triliun baru-baru ini laris manis diminati investor. Arief menyebut sukuk tersebut kelebihan permintaan (oversubcribed) hingga Rp5,8 triliun.

"Rekor juga untuk kupon rate-nya karena semangat holding sudah terdengar investor, kami dapat kupon rate terbaik selama kami terbitkan surat utang, yaitu 6 persen per tahun," imbuhnya.

Dampak positif tersebut tentunya turut membantu menurunkan biaya dana (cost of fund) PNM sehingga perseroan dapat menyediakan pembiayaan yang murah terhadap pelaku usaha kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN pnm rating Holding Ultra Mikro
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top