Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada Penipuan Catut Nama Bank BJB, Ini Tips Jaga Keamanan Data

Modus penipuan semakin marak terjadi di ranah digital, termasuk penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 19 Oktober 2021  |  17:01 WIB
Waspada Penipuan Catut Nama Bank BJB, Ini Tips Jaga Keamanan Data
Ilustrasi PT Bank Jabar Banten Tbk - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB mengimbau kepada setiap nasabah untuk menjaga kerahasiaan akun dan data pribadi masing-masing.

Pasalnya, modus penipuan semakin marak terjadi di ranah digital, termasuk penipuan yang mengatasnamakan Bank BJB.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto mengatakan, perseroan selalu berkomitmen untuk menjadikan keamanan data nasabah sebagai prioritas. Bahkan, saat ini Bank BJB telah menerapkan kebijakan anti-fraud management system.

“Hal itu untuk menjamin keamanan dan kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi digital di Bank BJB,” kata Widi dalam laman resmi Bank BJB, Senin (18/10/2021).

Untuk menghindari modus penipuan, Widi memberikan sejumlah tips yang perlu diperhatikan para nasabah agar terhindar dari penipuan di dunia digital.

Pertama, pastikan informasi yang diperoleh, khususnya terkait Bank BJB, berasal dari saluran komunikasi resmi perseroan.

Widi menjelaskan, saluran komunikasi yang dimaksud antara lain akun media sosial resmi Bank BJB, yaitu Instagram @bankbjb, Twitter @infobankbjb, dan Facebook bank bjb.

“Akun media sosial Bank BJB Official adalah akun verified yang bercentang biru,” tegasnya.

Adapun call center resmi Bank BJB di nomor 14049, situs web resmi di laman https://www.bankbjb.co.id, dan email resmi untuk pengaduan nasabah Bank BJB yaitu [email protected]

“Bila informasi yang diperoleh bersumber dari saluran lain, masyarakat perlu mempertanyakan keasliannya,” jelasnya.

Kedua, nasabah diimbau untuk tidak pernah memasukkan data pribadi. Data tersebut meliputi user Id, nomor personal identification number (PIN) atau password, kode akses, kode one time password (OTP), dan nomor handphone pada halaman web yang terbuka otomatis atau pop-up yang dikirim melalui link.

“Hal ini bisa jadi merupakan bagian dari penipuan berjenis phising,” pungkasnya.

Selanjutnya, bila nasabah menemukan link atau transaksi mencurigakan atau pihak yang mengatasnamakan Bank BJB, nasabah dapat melapor melalui call center resmi Bank BJB di nomor 14049.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank bjb keamanan data
Editor : Azizah Nur Alfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top