Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Tetapkan Peringkat BNI Life idAA+

Perusahaan asuransi dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 28 Oktober 2021  |  17:49 WIB
BNI Life - Istimewa
BNI Life - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAA+ kepada PT BNI Life Insurance (BNI Life). Prospek dari peringkat perusahaan adalah stabil.

Analis Pefindo Kreshna Dwinanta Armand dan Hasnalia Hanifah menjelaskan bahwa perusahaan asuransi dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang relatif dibandingkan terhadap perusahaan asuransi Indonesia lainnya.

Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

"Peringkat tersebut merefleksikan status BNI Life sebagai anak perusahaan yang strategis dari pemegang sahamnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk [BNI, peringkat idAAA/stabil], dan Sumitomo Life Insurance Company [Sumitomo Life, peringkat A+/stabil oleh Standard & Poor’s], sinergi bisnis yang kuat dengan BNI, profil permodalan dan likuiditas yang sangat kuat. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh kinerja operasional yang cukup dan eksposur terhadap volatilitas pasar modal," ujar Kreshna Dwinanta Armand dan Hasnalia Hanifah dalam siaran pers dikutip Kamis (28/10/2021).

Peringkat dapat dinaikkan jika perusahaan berhasil mempertahankan peningkatan yang signifikan dalam pangsa pasar captive dan non-captive, diikuti dengan perbaikan profil keuangan yang berkelanjutan. Bukti adanya dukungan yang lebih besar dari pemegang saham juga dapat meningkatkan peringkat.

Namun, peringkat dapat diturunkan jika dukungan induk melemah, yang dapat ditunjukkan dengan penurunan material dalam kepemilikan, atau jika salah satu profil bisnis atau keuangannya melemah secara substansial.

Analis menilai dampak pandemi terhadap BNI Life tergolong dapat dikelola, didukung oleh keunggulan kompetitifnya dengan dimiliki oleh BNI dan Sumitomo Life. BNI Life sangat penting bagi kedua pemegang sahamnya karena melengkapi layanan keuangan universal BNI, khususnya di segmen asuransi kesehatan dan jiwa, sekaligus melengkapi strategi investasi luar negeri Sumitomo Life.

"Sebagai anak perusahaan BNI dan Sumitomo Life yang strategis dan penting, kami melihat kemungkinan yang besar atas dukungan Induk, terutama saat kesulitan keuangan. BNI Life juga memiliki posisi likuiditas yang kuat, dengan portofolio aset investasi likuid yang cukup besar dibandingkan dengan potensi kewajiban klaimnya. Faktor-faktor ini menurut pandangan kami dapat mengimbangi kekhawatiran atas potensi penurunan bisnis dan risiko gejolak hasil investasi akibat volatilitas pasar modal," tutur Kreshna Dwinanta Armand dan Hasnalia Hanifah.

BNI Life yang menyediakan beragam produk asuransi jiwa dan kesehatan, memiliki empat lini bisnis utama, yakni bancassurance, keagenan, employee benefit, dan syariah. Per 30 Juni 2021, saham tersebut dimiliki oleh BNI sebesar 60, persen dan Sumitomo Life Insurance Company sebesar 40 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi pefindo peringkat bni life
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top