Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jadi Pengendali Bank Muamalat, BPKH Utamakan Prinsip Kehati-hatian

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) resmi masuk sebagai investor baru di PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. dengan porsi saham mayoritas, yakni 78,45 persen.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 17 November 2021  |  19:28 WIB
Nasabah menggunakan mesin anjungan tunai mandiri bank Muamalat di Jakarta. Bisnis
Nasabah menggunakan mesin anjungan tunai mandiri bank Muamalat di Jakarta. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji memastikan diri untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian setelah resmi masuk sebagai investor baru di PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. dengan porsi saham mayoritas, yakni 78,45 persen. 

“Insya Allah demikian prinsipnya,” ujar Kepala BPKH, Anggito Abimanyu saat dihubungi Bisnis di Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Anggito menuturkan saat ini pihaknya tengah mengkaji arah serta strategi dalam mengatasi persoalan yang bersemayam di tubuh Bank Muamalat. Dia mengatakan bahwa proses yang baru berjalan adalah hibah saham dan asset sale.

Selain itu, terkait dengan injeksi modal yang akan dibenamkan ke Bank Muamalat, Anggito juga menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam kajian. “Betul, masih dalam kajian,” ujarnya.

Dalam keterangan resminya, BPKH telah menerima hibah saham Bank Muamalat. dari Islamic Development Bank, Bank Boubyan, Atwill Holdings Limited, National Bank of Kuwait, IDF Investment Foundation, dan BMF Holding Limited sebanyak 7,9 miliar saham

Dengan demikian, total kepemilikan saham BPKH di Bank Muamalat menjadi 78,45 persen. “Pengalihan saham tersebut merupakan penyerahan saham dengan hibah tidak terdapat harga pengalihan per saham,” demikian pengumuman yang dikutip Bisnis.

Pengalihan saham dilakukan dalam rangka memiliki, mengoperasikan, dan mengembangkan usaha BPKH di bidang perbankan syariah. BPKH pun menjadi pemegang saham pengendali Bank Muamalat dari transaksi hibah.

Adapun, transaksi ini dikecualikan dari Pengumuman dan Pelaksanaan Tender Offer Wajib sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Sementara itu, berdasarkan laporan tahunan 2020, pemegang saham Bank Muamalat terdiri dari Islamic Development Bank dengan kepemilikan 32,74 persen, lalu Bank Boubyan dan National Bank of Kuwait masing-masing 22 persen dan 8,45 persen.

Selain itu, ada pula Atwill Holdings Ltd. sebesar 17,91 persen, IDF Investment Foundation 3,48 persen dan BMF Holdings Ltd. dengan porsi 2,84 persen.

Dari informasi yang diperoleh, BPKH mendapat pengalihan kepemilikan saham dari para pemegang sebelumnya. Praktis hanya Islamic Development Bank yang menyisakan kepemilikan sebesar 10 persen dan pemegang saham lainnya sebesar 12,58 persen. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah bank muamalat dana haji bpkh
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top