Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja Sabet Top BUMN Awards 2021, Ini Transformasinya

Berdiri pada 1 Januari 1960, perusahaan asuransi sosial ini merupakan salah satu perusahaan hasil nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 30 November 2021  |  15:03 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah petinggi dalam jajaran direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Persero) menyabet penghargaan dalam Bisnis Indonesia Top BUMN Awards 2021. Prestasi ini diperoleh seiring dengan kinerja positif yang dicatatkan perseroan sepanjang tahun.

Berdiri pada 1 Januari 1960, perusahaan asuransi sosial ini merupakan salah satu perusahaan hasil nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No. 86/1958 tentang Nasionalisasi Perusahaan Belanda.

Mengutip laman resmi perseroan, perusahaan-perusahaan Belanda yang dinasionalisasi mencakup perusahaan Firma Bekouw & Mijnssen di Jakarta, Perusahaan Firma Blom & van Der Aa di Jakarta, dan Perusahaan Firma Sluyters di Jakarta.

Sejak 1994, perseroan melepaskan usaha asuransi nonwajib dan surety bond untuk lebih fokus dalam menjalankan program asuransi sosial, yakni menyelenggarakan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang sebagaimana diatur dalam UU No. 33/1964 dan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan sebagaimana diatur dalam UU No. 34/1964.

Bisnis mencatat Jasa Raharja berhasil mencetak kinerja positif pada semester I/2021. Kecepatan penyerahan santunan meninggal dunia s.d semester I/2021, rata-rata 1 hari 10 jam lebih cepat 1 hari 14 jam dari target 3 hari.

Sebaliknya, untuk korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit sebanyak 89,46 persen korban santunannya dibayarkan langsung kepada rumah sakit atau melalui metode penjaminan santunan, hal ini meningkat 1,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja itu naik 1,96 persen dibandingkan dengan target 2021 sebesar 87,5 persen.

Kecepatan pelayanan ini diikuti oleh peningkatan penyerahan santunan di mana s.d semester I/2021, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp1,16 triliun atau naik 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,12 triliun.

Capaian kinerja pelayanan Jasa Raharja dapat diraih melalui strategi transformasi proses bisnis yang dijalankan. Sinergi sistem pelayanan diantaranya data kecelakaan dengan Korlantas Polri melalui IRSMS, data kependudukan dengan Ditjen Dukcapil, data Pasien dan penjaminan dengan RS, data kepesertaan dengan SJSN dan cash management system dengan perbankan.

Terkini, Jasa Raharja menerapkan sistem aplikasi ‘SiVera’ yaitu Sistem Verifikasi Rawatan Digital. Sistem ini merupakan sinergi dengan pihak ketiga dalam pengendalian biaya perawatan korban, sehingga verifikasi dapat dilakukan secara online dan dapat memonitor biaya perawatan pasien day to day sampai selesai menjalani perawatan di rumah sakit. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasa raharja Bisnis Indonesia Award
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top