Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Home Credit Fokus Incar Debitur Luar Jawa

Home Credit) berupaya ikut berperan dalam membangun keuangan inklusif. Salah satu fokusnya, yaitu membuka akses layanan keuangan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  01:00 WIB
Ilustrasi Home Credit Indonesia bangun sekolah - Istimewa
Ilustrasi Home Credit Indonesia bangun sekolah - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pembiayaan digital Home Credit Indonesia (Home Credit) berupaya ikut berperan dalam membangun keuangan inklusif.

Direktur Utama Home Credit Indonesia Animesh Narang mengungkap salah satu fokusnya, yaitu dengan membuka akses layanan keuangan untuk masyarakat Indonesia yang belum tersentuh lembaga keuangan formal.

Salah satu bukti implementasi tersebut dapat dilihat dari konsistensi Home Credit untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital yang membuat sekitar 20,5 persen pelanggan di bulan Oktober samoai November 2021 tergolong first time borrowers atau baru pertama kali menggunakan layanan pembiayaan formal.

Animesh percaya bahwa hal ini berkat penerapan pilar ESG yang selama ini berusaha diwujudkan, di mana Home Credit berupaya untuk turut mendorong akses keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang ditargetkan oleh pemerintah dapat mencapai hingga 90 persen pada 2024.

"Untuk itu, Home Credit terus meningkatkan layanan kami dengan strategi omnichannel yang mampu memberikan akses pembiayaan kepada para pelanggan melalui aplikasi digital My Home Credit didukung dengan jaringan mitra toko kami, sebanyak lebih dari 16.700 mitra yang tersebar di 200 kota di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (22/12/2021).

Dengan akses digital dan jaringan mitra toko yang luas, Home Credit juga turut membuka akses pembiayaan ke luar Pulau Jawa dengan porsi yang signifikan hingga 45 persen dari seluruh total kontrak pembiayaan pada semester I/2021.

Selain itu, adanya layanan pembiayaan dari Home Credit juga turut menggerakkan aktivitas bisnis dari para mitra tokonya, di mana selain peritel besar terdapat hampir 10.000 toko berskala kecil atau mom and pop stores.

"Home Credit akan memperkuat dan memperluas jaringan mitra tokonya, sehingga pelanggan dapat menggunakan pembiayaan dari Home Credit untuk membeli berbagai barang impian mereka, tidak hanya laptop atau smartphone, namun juga ragam kebutuhan lain. Bagi para first-time-borrower, pengalaman dalam menggunakan layanan keuangan yang nyaman, aman, dan terpercaya tentunya menjadi hal yang penting," tambahnya.

Terakhir, tidak hanya inovasi dalam memberikan pelayanan, Home Credit juga memperhatikan edukasi yang selama pandemi diberikan melalui berbagai platform media sosial mereka.

Sepanjang Januari-Oktober 2021, Home Credit juga kerap melakukan edukasi melalui webinar dan podcast yang ditayangkan di Youtube dengan jumlah audience mencapai lebih dari 56.000 orang.

Ada pula konten #DoITCerdas di media sosial Home Credit. Salah satu edukasi interaktif dilakukan Home Credit melalui akun Instagram mereka berkolaborasi dengan influencer ternama Alexander Thian yang dikenal dengan nama akun @amrazing.

"Sebagai sobat belanja yang terpercaya dalam menyalurkan layanan pembiayaan yang bertanggung jawab dan telah digunakan oleh sekitar 5 juta pelanggan, kami ingin memberikan dampak positif baik bagi pelanggan kami khususnya, maupun masyarakat pada umumnya," tutupnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fintech home credit indonesia
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top