Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank DKI Genjot Pertumbuhan Kredit Konsumen Sepanjang 2022

Berikut strategi Bank DKI menggenjot pertumbuhan kredit konsumen sepanjang 2022.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 28 Maret 2022  |  21:21 WIB
Nasabah melakukan transaksi di salah satu kantor cabang Bank DKI di Jakarta, Rabu (14/8/2019). Bisnis - Nurul Hidayat
Nasabah melakukan transaksi di salah satu kantor cabang Bank DKI di Jakarta, Rabu (14/8/2019). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Bank DKI menggenjot pertumbuhan kredit konsumen pada 2022, khususnya produk Kredit Multi Guna dan KPR Griya Monas. 

Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi menuturkan akan memperluas pasar kredit konsumen tidak hanya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, tapi juga menyasar pasar yang telah ditargetkan dalam Business Mapping. 

Dia mengungkapkan program pemasaran yang dilakukan adalah Program Gebyar Promo yang dilaksanakan di Balaikota Pemprov DKI Jakarta, serta 2 lokasi lain yakni Kantor Walikota Jakarta Pusat dan Kantor Walikota Jakarta Utara. 

“Program Gebyar Promo ini merupakan apresiasi kepada PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Gebyar promo juga akan dilakukan di luar Pemprov DKI," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (28/3/2022). 

Menurutnya, pemasaran produk Kredit Multi Guna secara online juga menjadi salah satu strategi perusahaan untuk menggenjot pertumbuhan Kredit Multi Guna. 

Saat ini, Bank DKI telah memiliki aplikasi e-form consumer loans yang dapat diakses melalui smartphone, untuk mempermudah nasabah melakukan pengajuan kredit.

Babay Parid menyampaikan bahwa Bank DKI juga akan melakukan inisiasi kerjasama pemasaran dengan pihak ke 3 yang menjual barang/jasa yang bersifat konsumtif, termasuk diantaranya pembelian kendaraan roda empat. Terbaru Bank DKI telah melakukan kerjasama dengan Istana Kebayoran Raya Motor yang merupakan salah satu dealer Honda Mobil.. 

“Kedepan, Bank DKI masih akan terus membuka potensi kerjasama dengan berbagai penyedia kebutuhan konsumtif lainnya," imbuhnya. 

Sebagai informasi, sepanjang 2021 penyaluran Kredit Multi Guna mengalami pertumbuhan sebesar 15,34 persen Rp11,2 triliun di akhir 2020 menjadi Rp12,9 triliun di akhir 2021. 

Perkembangan Kredit Multi Guna selama tahun 2021 dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain relatif meredanya pandemi Covid-19 dan peningkatan aktivitas pemasaran dan promosi produk. 

Selain produk Kredit Multi Guna, Bank DKI juga berencana untuk meningkatkan pemasaran produk Kredit Kepemilikan Rumah termasuk diantaranya KPR subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). 

Program ini yang akan dipasarkan kepada karyawan kontrak PJLP, PPSU, PTP, Guru Honorer di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan di luar lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Hal ini sebagai perwujudan penandatangan Perjanjian Kerjasama yang dilakukan Bank DKI bersama BP Tapera Januari 2022. 

"Bank DKI juga terus mendukung penyaluran kredit DP 0 Rupiah, termasuk diantaranya adalah pemasaran produk hunian dari Developer Sarana Jaya, yaitu Nuansa Cilangkap, Jakarta Timur 2022," ucap Babay. 

Sebelumnya, Bank DKI juga telah menyalurkan kredit DP 0 Rupiah untuk Menara Samawa Nuansa Pondok Kelapa yang juga dikembangkan oleh Sarana Jaya serta Samesta Sentraland Cengkareng, Jakarta Barat dan Rusunami Bandar Kemayoran yang dikembangkan oleh Perumnas.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpr bank dki penyaluran kredit
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top