Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BTN (BBTN) Tetapkan Suku Bunga Dasar Kredit Terbaru, Simak Rinciannya

Bank BTN (BBTN) menetapkan bunga dasar kredit untuk periode tersebut. SBDK untuk segmen kredit korporasi dan kredit ritel masing-masing ditetapkan sebesar 8 persen dan 8,25 persen.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 01 April 2022  |  07:47 WIB
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) telah menetapkan suku bunga dasar kredit (prime lending rate) atau SBDK untuk periode 31 Maret 2022.

Berdasarkan pengumuman SBDK yang dipublikasikan di harian Bisnis Indonesia edisi Jumat (1/4/2022), BTN menetapkan bunga dasar kredit untuk periode tersebut. SBDK untuk segmen kredit korporasi dan kredit ritel masing-masing ditetapkan sebesar 8 persen dan 8,25 persen.

Sekadar informasi, emiten bersandi saham BBTN ini tidak menyediakan SBDK untuk segmen kredit mikro. Selanjutnya, BTN menetapkan SBDK untuk kredit konsumsi berupa KPR dan non KPR sebesar 7,25 persen dan 8,75 persen.

“Dalam kredit konsumsi non-KPR tidak termasuk penyaluran dana melalui kartu kredit dan Kredit Tanpa Agunan [KTA],” jelas Direksi BTN.

Direksi mengingatkan SBDK digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh bank kepada nasabah.

SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) menyebut suku bunga perbankan terus mengalami penurunan didukung oleh suku bunga kebijakan moneter yang tetap rendah.

Bank sentral memandang peran perbankan dalam penyaluran kredit atau pembiayaan termasuk melalui penurunan suku bunga kredit dapat ditingkatkan guna semakin mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn sbdk
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top