Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BSI (BRIS) Salurkan Pembiayaan Sindikasi Pembangkit EBT Medco Senilai Rp750 Miliar

Bank Syariah Indonesia (BSI) berperan sebagai Mandated Lead  Arranger, Facility Agent & Escrow Agent.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 27 April 2022  |  14:17 WIB
Nasabah Bank Syariah Indonesia memeriksa buku tabungan seusai membuka rekening di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Nasabah Bank Syariah Indonesia memeriksa buku tabungan seusai membuka rekening di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BRIS berpartisipasi dalam proyek pengembangan pembangkit energi listrik terbarukan PT Medco Power Indonesia, dengan porsi pembiayaan senilai Rp750 miliar. 

Perusahaan berkode saham BRIS tersebut berperan sebagai Mandated Lead  Arranger, Facility Agent & Escrow Agent. Bank menyatakan komitmen mendukung percepatan proyek Energi Baru Terbarukan (EBT).

Direktur Wholesale Transaction Banking BSI Kusman Yandi mengatakan pembiayaan ini merupakan upaya BSI dalam mendukung percepatan penyediaan energi khususnya dalam energi terbarukan (EBT) sesuai dengan arahan dan fokus pemerintah dalam mencapai bauran energi terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025.

“BSI selalu berkomitmen akan mendukung pengembangan energi dan sumber daya nasional untuk mendorong roda ekonomi Tanah Air,” kata Yandi dalam siaran pers, Rabu (27/4/2022). 

Pada sindikasi ini, lanjutnya, akad yang digunakan adalah Musyarakah yaitu akad dimana Bank akan menanamkan dana/modal atas suatu usaha dengan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah yang disepakati bersama.

Yandi menambahkan, pembiayaan sindikasi merupakan salah satu strategi BSI dalam meningkatkan pembiayaan wholesale. Hingga triwulan I/2022, BSI telah menyalurkan pembiayaan wholesale hingga Rp49 triliun. 

Pada semester I/2022, BSI akan fokus pada beberapa sektor industri seperti infrastruktur, energi, agribisnis dan telekomunikasi terutama proyek-proyek KPBU sebagai wujud dukungan kepada program pemerintah.

“Peran BSI diharapkan dapat menjadi mitra strategi bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan ekosistem halal dari semua lini bisnis, baik ritel maupun wholesale,” kata Yandi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi terbarukan sustainable finance Bank Syariah Indonesia
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top