Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI (BBNI) Buka-bukaan Alasan Gandeng Sea Limited Kembangkan Bank Mayora

Bank Negara Indonesia (BNI) buka-bukaan pertimbangan menggandeng Sea Limited untuk mengembangkan Bank Mayora.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 06 Mei 2022  |  10:14 WIB
Layar menampilkan Direktur IT dan Operasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Y.B. Hariantono memberikan pemaparan saat acara Bisnis Indonesia Business Challenge 2022 di Jakarta, Kamis (16/12/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Layar menampilkan Direktur IT dan Operasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Y.B. Hariantono memberikan pemaparan saat acara Bisnis Indonesia Business Challenge 2022 di Jakarta, Kamis (16/12/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten BUMN perbankan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), memiliki alasan dalam menggandeng Sea Limited sebagai mitra teknologi dalam mengembangkan Bank Mayora menjadi bank digital. 

Direktur IT dan Operasi Bank Negara Indonesia YB. Hariantono menjelaskan bahwa kunci sukses bank digital ada tiga yaitu kapabilitas perbankan, seperti pendanaan dan pengelolaan risiko, kapabilitas teknologi dan ekosistem customers

Melalui kolaborasi yang terjalin antara BNI, Bank Mayora dan Sea Ltd, ketiga hal tersebut diprediksi meningkat pesat mengingat masing-masing entitas memiliki keunggulan. BNI memiliki kapabilitas kuat di perbankan, Bank Mayora dan Sea Ltd memiliki kapabilitas di teknologi dan ekosistem. 

“BNI, Mayora, dan Sea Limited adalah leaders di bidang masing-masing dan saling melengkapi kompetensi yang diperlukan,” kata Hariantono kepada Bisnis, Jumat (6/5/2022). 

Selain memiliki kemampuan teknologi, lanjut dia, Sea Ltd juga memiliki ekosistem e-commerce yang didalamnya terdapat UKM yang menjadi fokus bank digital yang sedang dikembangkan ini. 

Sekadar informasi, Sea Limited adalah perusahaan internet konsumen global yang didirikan di Singapura. Sea Ltd mengoperasikan tiga bisnis inti yaitu hiburan digital (Garena), e-commerce (Shopee), serta pembayaran digital dan layanan keuangan (Sea Money). 

Sepanjang 2021, Total generally accepted accounting principle (GAAP) Revenue Sea Ltd tercatat sebesar US$9.955,2 juta, tumbuh 128 persen dibandingkan dengan 2020. Dari jumlah tersebut, sebesar US$4.320 juta (43,39 persen) berasal dari e-commerce/Shopee.  

Pendapatan GAAP adalah pendapatan laporan laba rugi yang akan dilaporkan dalam laporan keuangan perusahaan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Amerika Serikat.

Khusus untuk Shopee, sepanjang 2021 perusahaan e-commerce tersebut telah memproses 2 miliar pesanan, tumbuh 90 persen dibandingkan dengan jumlah pesanan kotor pada 2020. Gross Merchandise Value (Volume Barang Dagangan ) Shopee mencapai US$18,2 miliar pada Desember 2021, tumbuh 53 persen secara tahunan.  

Hariantono juga menjelaskan dalam pengembangan bank digital Mayora, BNI akan menggunakan sumber Sea Ltd. BNI tidak mencampurkan sumber perseroan dalam pengembangan tersebut. 

“Resource IT BNI difokuskan untuk digitalisasi BNI,” kata Harintono. 

Sebagai catatan, para pemegang saham BNI telah merestui akuisisi Bank Mayora oleh BNI pada RUPS Tahunan yang digelar pada Maret 2022. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham BUMN bni bank mayora shopee Bank Digital
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top