Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, rapat pleno kedua Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) berfokus pada percepatan pelaksanaan program komite ke depannya.
“Bapak Wapres [Ma'ruf Amin] mengarahkan kami untuk di dalam rapat pleno KNEKS yang kedua ini untuk memfokuskan pada percepatan. Ya jadi lebih pada percepatan untuk pelaksanaan program-program,” ujarnya saat ditemui Bisnis di Ruang Mezanine, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan, Senin (30/5/2022)
Sekretaris KNEKS ini mengatakan bahwa rapat yang turut diamanatkan oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 tahun 2020 ini berfokus pada sejumlah isu, salah satunya adalah pembangunan ekonomi secara keseluruhan.
Menurutnya, saat Indonesia tengah melakukan pemulihan ekonomi di tengah gempuran wabah Covid-19, pada waktu bersamaan diperlukan upaya pembangunan perekonomian ekonomi Islam atau Syariah.
“Nah, di dalam rapat hari ini di dalam rangka untuk terus mempercepat berbagai program reguler maupun program prioritas kami meminta tadi presentasi dari kepala eksekutif terutama menyangkut program-program yang memang sangat menonjol dan membutuhkan kerjasama. Karena ini enggak mungkin dilakukan oleh satu kementerian dan lembaga,” ungkap Menkeu.
Dia mencontohkan, pembangunan kawasan ekonomi atau industri syariah menjadi salah satu topik bahasan dalam rapat ini. Pasalnya, beberapa gubernur menyatakan ketertarikan untuk membangun kawasan industri syariah di wilayahnya setelah fasilitas serupa terbangun di Sidoarjo dan Cikarang.
Baca Juga
“Hal ini perlu untuk didukung dengan program-program dari Kementerian lembaga termasuk untuk bisa mengundang para pelaku ekonomi masuk di dalam kawasan ekonomi halal tersebut, apa manfaatnya dan apa kelebihannya sehingga mereka bisa tertarik dan tentu berbagai prioritas dan fasilitas yang bisa dinikmati, itu menjadi salah satu yang perlu untuk dipikirkan tadi yang Bapak Wapres yang telah menyampaikan kepada kita semua,” ungkap Sri Mulyani.