Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Neo Commerce (BBYB) Bakal Rights Issue 5 Miliar Saham dan Private Placement 942,17 Juta Saham

Rights issue Bank Neo akan dilakukan maksimal sebanyak 5 miliar saham baru, sedangkan untuk private placement sebanyak 942,17 juta saham atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  07:00 WIB
Bank Neo Commerce (BBYB) Bakal Rights Issue 5 Miliar Saham dan Private Placement 942,17 Juta Saham
Karyawan beraktivitas di salah satu kantor cabang Bank Neo Commerce di Jakarta, Rabu (5/1/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) menyatakan akan melakukan aksi korporasi penambahan modal berupa rights issue dan private placement.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Selasa (14/6/2022) malam, rights issue Bank Neo akan dilakukan maksimal sebanyak 5 miliar saham baru, sedangkan untuk private placement sebanyak 942,17 juta saham atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor.

Manajemen menyampaikan dana rights issue tersebut akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha. Adapun, dana private placement akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka pengembangan usaha Bank Neo Commerce.

“Dengan dilakukannya PMHMETD VI, perseroan akan mendapatkan tambahan modal disetor yang akan digunakan untuk modal kerja, sehingga dapat mengembangkan kegiatan usaha dan akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan dan hasil usaha perseroan,” tulis manajemen, dikutip Rabu (15/6/2022).

Selanjutnya, aksi korporasi itu akan dilakukan dengan terlebih dahulu meminta persetujuan kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 21 Juli mendatang pada pukul 14.00 WIB. Adapun, emiten bank digital dengan sandi saham BBYB itu akan melakukan pemanggilan RUPSLB pada 29 Juni 2022.

Aksi rights issue akan dilakukan tidak lebih dari 12 bulan sejak mendapatkan persetujuan dari pemegang saham pada 21 Juli 2022, sedangkan private placement akan dilaksanakan sekaligus atau bertahap dalam jangka waktu 2 tahun.

Untuk PMTHMETD atau private placement, manajemen menjelaskan setelah penambahan modal ditempatkan dan disetor efektif, persentase kepemilikan saham masing-masing pemegang saham akan mengalami penurunan (dilusi) sebesar 9,09 persen.

“Akan tetapi jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham sebelum dan sesudah penerbitan saham baru tidak mengalami perubahan,” sambungnya.

Jika melihat rapor saham sepanjang tahun berjalan (year-to-date), saham BBYB terkoreksi 53,99 persen. Sementara itu, pada penutupan perdagangan Selasa (14/6/2022), saham Bank Neo kembali melemah. Saham BBYB terkoreksi 6,92 persen ke level Rp1.210 dari sebelumnya ditutup di harga Rp1.300 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

private placement rights issue bank neo commerce
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top