Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pinjaman Korporasi BRI (BBRI) Tumbuh 4 Persen per Mei 2022

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat penyaluran pinjaman segmen korporasi tumbuh positif di kisaran 4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) per Mei 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 17 Juni 2022  |  18:37 WIB
Pinjaman Korporasi BRI (BBRI) Tumbuh 4 Persen per Mei 2022
Sekretaris Perusahaan Bank Rakyat Indonesai (BBRI) Aestika Oryza Gunarto

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat penyaluran kredit segmen korporasi tumbuh positif di kisaran 4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) per Mei 2022.

Sekretaris Perusahaan BRI  Aestika Oryza Gunarto menyampaikan meski bukan core business perseroan, BRI terus mendorong segmen korporasi untuk tetap tumbuh.

Adapun tiga strategi utama dalam pengembangan bisnis korporasi BRI, yakni pertumbuhan selektif dan meningkatkan kualitas aset, mendorong transaksi (fee based income) dan dana murah (current account saving account/CASA), serta mengoptimalkan korporasi yang memiliki rantai pasok atau trickle down business yang dapat mendorong segmen UMKM.

BRI sendiri menargetkan pada memiliki porsi komposisi kredit UMKM mencapai hingga 85 persen. Sementara itu, porsi kredit korporasi akan dijaga maksimal berada di kisaran 15 persen dari total kredit yang disalurkan BRI.

Di sisi lain, menurut Aestika, apabila Bank Indonesia menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR), maka akan terjadi perebutan dana di masyarakat.

Namun saat ini, lanjutnya, perebutan dana di masyarakat tidak akan seketat pada saat di masa pertumbuhan kredit double digit. Aestika mengatakan likuiditas BRI saat ini berada dalam kondisi yang ample. Adapun, rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) BRI sebesar 87 persen pada kuartal I/2022.

“BRI optimistis mampu menumbuhkan kredit di kisaran 9 persen - 11 persen yoy hingga akhir tahun 2022, atau sampai dengan saat ini tidak merevisi pertumbuhan yang ditetapkan pada awal tahun,” kata Aestika kepada Bisnis, Jumat (17/6/2022).

Sementara itu, untuk arah bunga simpanan dan pinjaman ke depan, BRI akan terus melakukan review secara berkala dan terus membuka ruang untuk melakukan penyesuaian suku bunga simpanan dan pinjaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bri pinjaman bbri
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top