Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Sinarmas (BSIM) Tawarkan Obligasi Subordinasi Rp500 Miliar

PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) akan melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi subordinasi sebesar Rp500 miliar.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 02 Juli 2022  |  11:30 WIB
Bank Sinarmas (BSIM) Tawarkan Obligasi Subordinasi Rp500 Miliar
Nasabah bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri Bank Sinarmas. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) akan melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi subordinasi berkelanjutan I Tahap I Tahun 2022 dengan jumlah pokok obligasi subordinasi sebesar Rp500 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,50 persen per tahun dengan jangka waktu 5 tahun, terhitung sejak tanggal emisi.

Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/6/2022), masa penawaran umum obligasi subordinasi berkelanjutan I Bank Sinarmas Tahap I Tahun 2022 jatuh pada hari ini, Jumat (1/7/2022), sampai dengan 5 hari ke depan, yakni pada Selasa (5/7/2022), pukul 16.00 WIB.

Adapun perseroan telah mengantongi tanggal efektif pada Rabu (29/6/2022). Selanjutnya, tanggal penjatahan akan jatuh pada 6 Juli 2022. Selanjutnya, 8 Juli 2022 menjadi tanggal pengembalian uang pemesan.

Masih di tanggal yang sama, yakni 8 Juli 2022, merupakan tanggal distribusi obligasi subordinasi secara elektronik dan 11 Juli 2022 menjadi tanggal pencatatan di BEI.

Sementara itu, harga penawaran obligasi subordinasi ini adalah 100 persen dari jumlah pokok obligasi subordinasi dengan satuan pemindahbukuan sebesar Rp1 dan/atau kelipatannya. Kemudian, pemesanan pembelian obligasi subordinasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar Rp5 juta dan/atau kelipatannya.

Manajemen mengungkapkan emiten bank bersandi saham BSIM itu tidak dapat melakukan pembelian kembali (buyback) untuk sebagian atau seluruh obligasi subordinasi. Melalui aksi ini, manajemen menyampaikan Bank Sinarmas menargetkan dana yang dihimpun sebanyak-banyaknya sebesar Rp3 triliun.

“Dana yang diperoleh seluruhnya akan dipergunakan untuk memperkuat permodalan yang diperhitungkan sebagai modal pelengkap [Tier 2] dalam rangka mendukung rencana penyaluran kredit dengan tenor yang lebih panjang,” jelas manajemen Bank Sinarmas, dikutip pada Jumat (1/7/2022).

Pembayaran obligasi subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100 persen dari jumlah pokok subordinasi berkelanjutan I Bank Sinarmas Tahap I Tahun 2022 pada saat tanggal jatuh tempo.

Adapun, bunga obligasi subordinasi dibayarkan setiap 3 bulan sejak tanggal emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi subordinasi. Untuk pembayaran bunga obligasi subordinasi  pertama akan dilakukan pada 8 Oktober 2022, sedangkan pembayaran bunga obligasi subordinasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi subordinasi, yaitu pada 8 Juli 2027.

“Obligasi subordinasi berkelanjutan I Bank Sinarmas Tahap II dan/atau tahap-tahap selanjutnya [jika ada] akan ditentukan kemudian,” ungkap manajemen.

Lebih lanjut, penjamin pelaksana emisi obligasi subordinasi dan penjamin emisi obligasi subordinasi Bank Sinarmas di antaranya PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BCA Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) atau Bank BJB akan menjadi wali amanat dalam aksi ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi bank sinarmas
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top