Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Raya (AGRO) Ungkap Strategi Agar Tak Digilas Inflasi

Modal dan optimalisasi ekosistem menjadi kunci bagi bank digital untuk tetap tumbuh dan berkembang di tengah kondisi inflasi.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 07 Juli 2022  |  00:15 WIB
Bank Raya (AGRO) Ungkap Strategi Agar Tak Digilas Inflasi
Nasabah melakukan transaksi di PT Bank Raya Indonesia Tbk., Jakarta, Selasa (15/2/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menilai modal dan optimalisasi ekosistem menjadi kunci bagi bank digital untuk tetap tumbuh dan berkembang di tengah kondisi inflasi.

Sekretaris Perusahaan Bank Raya Ajeng Putri Hapsari mengatakan pertumbuhan dan perkembangan Bank digital didasarkan pada banyak faktor, diantaranya kecukupan modal dan optimalisasi ekosistem yang mereka miliki.

Bank digital juga harus memiliki target yang akan mereka akuisisi agar tetap tumbuh di tengah kondisi perang suku bunga di bank digital dan inflasi.

“Oleh karena itu setiap bank digital harus memiliki roadmap yang jelas terkait rencana akusisi pelanggan,” kata Ajeng kepada Bisnis, Rabu (6/7).

Sekadar informasi, Bank Raya dalam jalur mengejar 1 juta nomor rekening hingga akhir 2022. Adapun hingga saat ini, jumlah pengguna Bank Raya telah mencapai lebih dari 700.000. Bank Raya membidik para pekerja informal menjadi nasabah baru Bank Raya.

Ajeng menambahkan pertumbuhan dana murah (CASA) yang signifikan selama semester pertama 2022 ini membuat Bank Raya terus mengoptimalkan peran kantor Community Branch untuk membentuk ekosistem di setiap daerah.

Selain menggunakan Community Branch, Bank Raya juga mengoptimalkan funnel digital marketing yang ditunjang berbagai program bagi para nasabah Bank Raya yang bertujuan untuk meningkatkan retensi nasabah Bank Raya, khususnya dalam aktivitas menabung dan bertransaksi.

“Hingga akhir Mei 2022 dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun Bank Raya mencapai Rp11 triliun , dengan persentase CASA sebesar 45% dari total DPK,” kata Ajeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Raya Bank Digital
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top