Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asuransi Kredit Sebabkan Rating Kekuatan Finansial Indonesia Re Turun

Penurunan peringkat rating Indonesia Re dari idAA menjadi idAA- dengan tanda kurang (-) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 18 Juli 2022  |  14:24 WIB
Asuransi Kredit Sebabkan Rating Kekuatan Finansial Indonesia Re Turun
Logo Indonesia RE
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat kekuatan finansial PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re dari idAA menjadi idAA-. Peringkat Obligasi Wajib Konversi Perusahaan I Tahun 2014 juga diturunkan menjadi idA+, dari sebelumnya idAA-.

Adapun, perusahaan asuransi dengan peringkat idAA memiliki karakteristik keamanan keuangan yang sangat kuat dibandingkan perusahaan lainnya di Indonesia, dengan hanya sedikit perbedaan dibandingkan peringkat yang lebih tinggi. Tanda kurang (-) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.

"Penurunan peringkat tersebut didorong oleh pemburukan kinerja keuangan perusahaan yang diakibatkan oleh tingginya tingkat klaim dari eksposur asuransi jiwa kredit (AJK), dan diperburuk oleh tingkat kematian yang tinggi sehubungan dengan dampak pandemi, khususnya varian Delta," tulis Pefindo melalui siaran persnya, dikutip Senin (18/7/2022).

Pefindo menyatakan, dampak tersebut tercermin di hasil underwriting dan pendapatan yang negatif, dan juga rasio risk-based capital (RBC) yang jauh lebih rendah di akhir April 2022 dan Desember 2021.

Mempertimbangkan dampak yang signifikan, Pefindo berpandangan perbaikan performa finansial Indonesia Re akan terjadi secara bertahap, terutama untuk memperkuat tingkat RBC perusahaan secara signifikan, di mana hal tersebut kemungkinan besar akan memerlukan injeksi modal dari pemegang saham.

"Prospek untuk peringkat dipertahankan di stabil, merefleksikan pandangan kami bahwa kecil kemungkinan terjadinya pemburukan signifikan lanjutan di performa finansial Indonesia Re, dengan langkah-langkah utama yang diambil untuk menangai masalah tersebut," tulis Pefindo.

Untuk segmen asuransi jiwa, langkah-langkah tersebut adalah perbaikan syarat dan ketentuan (T&C), penghentian polis baru, dan juga pembatalan polis-polis tertentu. Sementara itu, untuk segmen asuransi umum, selain perbaikan syarat dan ketentuan tersebut, langkah yang diambil termasuk penghentikan bisnis asuransi kredit.

Peringkat tersebut merefleksikan pentingnya peranan perusahaan dalam mendukung misi pemerintah, posisi pasar yang kuat di bisnis reasuransi, dan permodalan yang mencukupi. Akan tetapi, peringkat tersebut dibatasi oleh kinerja operasional yang berada di bawah rata-rata.

Peringkat dapat dinaikkan jika Indonesia Re memperbaiki kinerja keuangannya secara signifikan, khususnya dari sisi permodalan dan cadangan, serta kinerja operasionalnya. Perbaikan tersebut juga harus diikuti oleh bukti yang kuat akan praktek underwriting yang lebih baik, terutama untuk bisnis treaty.

Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika perusahaan mengalami pemburukan kembali di indikator performa operasional dan permodalan, atau jika posisi bisnis perusahaan turun drastis karena tingkat kompetitif yang menurun. Peringkat juga dapat diturunkan bila Pefindo berpandangan dukungan pemerintah melemah secara signifikan.

Indonesia Re merupakan perusahaan reasuransi lokal milik pemerintah, yang menyediakan jasa reasuransi jiwa maupun umum. Perusahaan juga memiliki dua anak usaha, yaitu PT Asuransi Asei Indonesia yang melayani jasa asuransi umum dan PT Reasuransi Syariah Indonesia yang melayani jasa reasuransi syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indonesia Re reasuransi asuransi
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top