Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transfer Murah BI-Fast Melesat, Bagaimana Nasib Flip?

Pada 6 bulan pertama 2022 jumlah pengguna Flip bertambah 3 juta pengguna dibandingkan dengan Desember 2021, sehingga saat ini mencapai pengguna 10 juta orang.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 20 Juli 2022  |  17:04 WIB
Transfer Murah BI-Fast Melesat, Bagaimana Nasib Flip?
Aplikasi Flip menyediakan fitur transfer uang antar bank tanpa biaya admin - Google Play Store
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bank-bank besar di Tanah Air melaporkan bahwa metode transfer uang melalui BI Fast mengalami lesatan hingga pertengahan tahun. Dibandingkan dengan Desember 2021 atau saat metode pembayaran Rp2.500 per transaksi itu pertama kali diperkenalkan, pada 6 bulan pertama 2022 ini jumlah transaksinya meningkat tajam.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menyampaikan transaksi BI Fast tumbuh rata-rata sekitar 20 persen - 30 persen per bulannya, sementara itu transfer uang keluar di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada Juni 2022 didominasi melalui BI Fast atau 54 persen dari 94 juta transaksi transfer uang keluar. Artinya sekitar 50,76 juta transaksi sudah melalui BI Fast.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencatat kenaikan jumlah transaksi melalui BI Fast mencapai 373 persen pada Juni 2022, dibandingkan dengan Januari 2022. Adapun PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menyampaikan total transaksi BI Fast di perusahaan telah mencapai Rp271 triliun pada Juni 2022.

Metode transfer uang antar bank banyak caranya. BI Fast hanya salah satunya. Selain BI Fast ada yang namanya Sistem Kliring Nasional (SKN), Real-Time Gross Settlement (RTGS), Real time online (RTO) dan IBFT (Interbank Fund Transfer) Online atau melalui perusahaan switching, serta melalui aplikasi Flip.

Flip adalah aplikasi transfer uang tanpa biaya. Jika BI Fast dikenakan biaya Rp2.500 per transaksi, dan perusahaan switching mengenakan Rp6.500 per transaksi. Flip memberikan gratis transfer antar bank pada nominal tertentu.

Mengenai transaksi via BI Fast yang tumbuh melesat, Corporate Communications Lead Flip Reza Marta Fawzy mengatakan Flip senantiasa menyambut baik kebijakan yang telah dibuat oleh Bank Indonesia, dalam hal ini BI Fast.

Dia mengatakan meski BI Fast berkembang, transaksi yang dilakukan nasabah menggunakan Flip diklaim juga meningkat. Artinya peningkatan transaksi di BI Fast hingga pertengahan tahun ini, tidak serta merta membuat transaksi di Flip melandai.

Hingga semester I/2022, Reza mengatakan Flip melayani lebih dari 10 juta pengguna individu dan perusahaan, termasuk untuk memproses transfer antar bank tanpa biaya admin.

Jumlah dan nilai transaksi yang Flip proses pada semester I/2022, kata Reza, mengalami kenaikkan dibandingkan dengan semester II/ 2021. Sayangnya, Reza tidak menyebutkan persentase dari kenaikkan tersebut.

“[Peningkatan terjadi] mengingat kebutuhan transaksi uang melalui platform digital saat ini makin diminati oleh masyarakat,” kata Reza kepada Bisnis Rabu, (20/7/2022).

Pada 6 bulan pertama 2022 jumlah pengguna Flip bertambah 3 juta pengguna dibandingkan dengan Desember 2021. Kini menjadi 10 juta pengguna.

Flip, lanjut Reza, juga memproses transaksi dengan volume nilai transaksi triliunan rupiah setiap bulannya. Reza tidak menyebutkan detail nominal transaksi yang dikelola Flip.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fintech Flip Bank Indonesia
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top