Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Penetrasi ke Ekosistem Syariah, BSI (BRIS) Kerja Sama dengan 6.500 Pondok Pesantren

BSI juga telah mengumpulkan dan menunaikan zakat perusahaan terbesar yang telah dilimpahkan melalui BAZNAS pada Mei 2022 lalu yang mencapai Rp101,5 miliar.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 08 Oktober 2022  |  01:49 WIB
Penetrasi ke Ekosistem Syariah, BSI (BRIS) Kerja Sama dengan 6.500 Pondok Pesantren
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) terus memperluas penetrasi ke dalam ekosistem syariah di Tanah Air. Tercatat per Agustus 2022, Bank Syariah terbesar di Indonesia tersebut telah bekerja sama lebih dari 6.500 pondok pesantren dan 42.000 masjid. 

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan BSI juga telah mengumpulkan dan menunaikan zakat perusahaan terbesar yang telah dilimpahkan melalui BAZNAS pada Mei 2022 lalu yang mencapai Rp101,5 miliar, sedangkan dana jamaah masjid yang salurkan lewat BSI berada di angka Rp 1 triliun naik 68 persen secara year on year/yoy. 

“Peningkatan dana terbesar terjadi pada penerimaan dari pondok pesantren yang naik 186% ke angka Rp 495 miliar dan peningkatan nasabah sebesar 68% ke angka 6.794 nasabah pada periode yang sama,” kata Hery dalam siaran pers, Jumat (7/10/2022). 

Sebagai upaya untuk merangkul ekosistem syariah, BSI menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kerja sama ini untuk mendukung dan memperkuat peranan ditengah masyarakat dalam mengakselerasi pembangunan Islamic ecosystem dalam negeri. 

Hery mengatakan untuk membangun Islamic Ecosystem di dalam negeri memerlukan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak. Salah satunya dengan MUI yang  selama ini berperan besar dalam pengembangan ekonomi syariah.  

"Kelahiran perbankan syariah di Tanah Air tidak lepas dari peran strategis ulama, khususnya  MUI dalam pengembangan perbankan syariah dengan melakukan pembinaan, pengawasan, dan arahan bagi pengembangan perbankan syariah agar berjalan secara sehat dan berkelanjutan,” kata Hery.                 

Hery  menambahkan dalam hal ini, MUI melakukan langkah dengan membentuk Dewan Syariah Nasional MUI (DSN MUI) yang bertujuan untuk melaksanakan tugas MUI dalam menetapkan fatwa atas sistem, kegiatan, produk, dan jasa di lembaga perekonomian, keuangan, dan bisnis syariah dalam rangka menumbuhkembangkan usaha bidang keuangan bisnis di Indonesia.      

Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, ungkap Hery, sebagai otoritas fatwa atau lembaga ijtihad yang bersifat kolektif, mufti jama’i, memiliki peran yang sangat strategis dalam pengembangan ekonomi, keuangan, dan bisnis syariah  sesuai maqoshid syariah.

“Kerja sama dengan MUI ini merupakan kerja sama strategis untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan  pembangunan nasional,” kata Hery. 

Dia berharap dengan kerja sama ini Islamic Ecosystem yang sedang dibangun bisa segera terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh umat. 

Sementara itu, Direktur Eksekutif BSI Maslahat Sukoriyanto Saputro menyampaikan bantuan ini bertujuan agar program kerja dan operasional MUI lebih optimal. 

“Diharapkan bantuan ini bisa mengoptimalkan peran MUI dalam dalam membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia,” kata Suko. 

Guna pengembangan literasi di lingkungan MUI yang mendukung kemajuan ekosistem halal dari berbagai sisi, BSI dan BSI Maslahat memberikan dukungan dana sebesar Rp5 miliar. Sebab MUI merupakan salah satu stakeholders  strategis yg mendukung kemajuan Ekonomi halal di Indonesia.

Sementara Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud mengatakan Majelis Ulama Indonesia siap mendorong potensi lembaga keuangan syariah di Indonesia, termasuk diantaranya Bank Syariah Indonesia.  

"Kami meyakini bahwa ekosistem keumatan ini harus terus dibangun dengan literasi yang menyeluruh dan juga didukung dengan regulasi dan fatwa-fatwa MUI," kata Maslahat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah Bank Syariah Indonesia pesantren
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top