Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Blak-blak Bos Bank Mayapada (MAYA) 2 Kali Umumkan Beli Gedung Ex Plaza Bali

Bank Mayapada (MAYA) menyebutkan legalitas pembelian gedung ex Plaza Bali memakan waktu panjang sehingga menyebabkan dilakukan dua kali pengumuman.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 27 November 2022  |  20:08 WIB
Blak-blak Bos Bank Mayapada (MAYA) 2 Kali Umumkan Beli Gedung Ex Plaza Bali
Bank Mayapada - Ilustrasi/Bisnis.com/David Eka Issetiabudi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mayapada Internasional Tbk. mengumumkan kembali pembelian gedung ex Plaza Bali pada Jumat, (25/11/2022). Pengumuman ini berulang, karena bank milik konglomerat Dato' Sri Tahir ini sebelumnya telah mengumumkan membeli gedung ex Plaza Bali pada 24 April 2020. Bagaimana penjelasannya?

Direktur Kepatuhan Bank Mayapada Rudy Mulyono menjelaskan transaksi sebelumnya merupakan perikatan jual beli. 

"Kalau yang tahun 2020 itu pengumuman transaksi PPJB [perjanjian pengikatan jual beli]," jelas Rudy kepada Bisnis pada Minggu (27/11/2022).

Rudy melanjutkan bahwa transaksi yang diumumkan Jumat, (25/11/2022) merupakan pengumuman transaksi jual beli (Akta Jual Beli/AJB) atas gedung ex Plaza Bali yang telah dilaksanakan pada Rabu, (23/11/2022). Nilai resmi membeli aset gedung yang berlokasi di jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai senilai Rp 1 triliun.

Pembelian dilakukan melalui transaksi afiliasi bersama PT Gatsu Griya Megatama (GGM) selaku pemilik ex Plaza Bali.

"Transaksi antara Perseroan dengan GGM merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan POJK 42/2020, karena Tuan Dato' Sri Prof. DR. Tahir, MBA yang menjabat sebagai Pemegang Saham Pengendali Terakhir di Perseroan merupakan salah satu pemegang saham dalam GGM," tulis manajemen dikutip dari keterbukaan.

Lebih lanjut, nantinya gedung ex Plaza Bali akan digunakan untuk menunjang operasional Bank Mayapada sebagai kantor cabang.

"Perseroan melakukan pembelian terhadap aset yang selama ini disewa dengan harga ekonomis dan dipergunakan sebagai Kantor Cabang," tutur manajemen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mayapada dato sri tahir
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top