Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membukukan pendapatan premi sebesar Rp17,83 triliun sampai dengan kuartal IV/2024.
Berdasarkan Laporan Kelembagaan LPS Triwulan IV/2024 yang terbit di Harian Bisnis Indonesia edisi Selasa (25/3/2025), jumlah itu meningkat 6,81% secara tahunan (year on year/YoY).
“Sampai dengan triwulan IV/2024, pendapatan premi yang dibayarkan oleh bank umum dan BPR/BPRS mencapai Rp17,83 triliun, naik sebesar 6,81% dibandingkan triwulan IV/2023,” jelas LPS.
Lebih lanjut, LPS mencatat jumlah bank sebesar 1.635 bank hingga akhir 2024 lalu. Perinciannya, terdapat 105 bank umum dan 1.530 Bank Perekonomian Rakyat (BPR)/BPR Syariah (BPRS).
Kemudian berdasarkan data simpanan, LPS menyebut total simpanan di bank umum mencapai Rp8.873 triliun, tumbuh sebesar 4,21% secara tahunan.
Pada saat bersamaan, jumlah rekening simpanan juga tumbuh positif 8,81% YoY hingga mencapai 609,2 juta rekening per akhir 2024.
Baca Juga
“Sementara itu, posisi simpanan untuk BPR/BPRS per triwulan/IV 2024 mencapai Rp173,37 triliun,” lanjut LPS.
Terakhir, LPS juga menjamin simpanan nasabah di bank umum dengan cakupan penjaminan maksimal Rp2 miliar.
Hingga akhir tahun lalu, jumlah rekening simpanan bank umum yang dijamin secara penuh mencapai sekitar 608,85 juta rekening atau sebesar 99,94% dari keseluruhan rekening simpanan yang ada.