Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini alasan acara Bankers' Dinner dimajukan 9 Desember

Lain pemimpin lain kebijakan, kalimat itu mungkin bisa dipakai menjelaskan sikap Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengenai acara tahunan Bankers' Dinner.Bank Indonesia akhirnya memajukan agenda Bankers' Dinner menjadi pada pekan pertama
Saeno
Saeno - Bisnis.com 16 November 2011  |  17:22 WIB

Lain pemimpin lain kebijakan, kalimat itu mungkin bisa dipakai menjelaskan sikap Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengenai acara tahunan Bankers' Dinner.Bank Indonesia akhirnya memajukan agenda Bankers' Dinner menjadi pada pekan pertama Desember dari biasanya pada bulan Januari atau Februari. Hal itu dilakukan untuk membantu bankir dalam membuat peta jalan bisnis setahun ke depan.Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan Bankers' Dinner dilakukan pada awal tahun tidak relevan dengan rencana bisnis bank yang harus diserahkan pada saat penghujung tahun.Padahal, sambungnya, bank butuh panduan dari bank sentral mengenai arah kebijakan moneter, nilai tukar dan perbankan setahun kedepan.“Jadi kami akan menyampaikan proyeksi BI pada Bankers' Dinner pada Desember. Kalau dulu kan awal Januari. Tahun ini ini 9 Desember. Ya kami anggap agak aneh, masak Bankers' Dinner minggu kedua padahal kami akan menyampaikan perkiraan pilar kebijakan moneter setahun ke depan,” ujarnya dalam Breakfast Meeting: Indonesia Economic Outlook 2012, siang ini.Dia mengutarakan akan ada beberapa kebijakan baru yang akan dipublikasikan pada Bankers' Dinner, seperti efisiensi perbankan dan lainnya. BI sendiri tengah menggodok sejumlah regulasi baru seperti pembatasan saham, ketentuan pengelolaan dana nasabah kaya, dan lainnya.Bankers' Dinner merupakan tradisi tahunan sebagai momen refleksi dan penyampaian rencana kebijakan bank sentral setahun kedepan. Acara tersebut selalu ditunggu-tunggu bankir sebagai petunjuk arah bisnisnya.Biasanya BI akan menyampaikan kebijakan setahun kedepan baik dari sisi moneter, sistem pembayaran, pengaturan dan pengawasan perbankan serta nilai tukar. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top