Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

STRUKTUR OJK: Semuanya Disiapkan, DEWAN KOMISIONER Tinggal Sahkan

JAKARTA: Tim Perwujudan Lembaga Otoritas Jasa Keuangan sedang memfinalisasi struktur lembaga Otoritas Jasa Keuangan, untuk selanjutnya segera diserahkan kepada Dewan Komisioner.
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  17:01 WIB

JAKARTA: Tim Perwujudan Lembaga Otoritas Jasa Keuangan sedang memfinalisasi struktur lembaga Otoritas Jasa Keuangan, untuk selanjutnya segera diserahkan kepada Dewan Komisioner.

 

Ketua Tim Perwujudan Lembaga OJK Mulia Panusunan Nasution mengatakan pembentukan struktur lembaga OJK merupakan kewenangan dari Dewan Komisioner. Namun pihaknya memberikan usulan struktur kepada Dewan Komisioner agar tidak mengalami kesulitan pada masa awal kepemimpinan.

 

“Kami hampir merampungkan tetapi ini hanya usulan yang akan ditetapkan oleh  Dewan Komisoner setelah dilantik pada 21 Juli nanti. Supaya mereka tidak kesulitan, kami menyiapkan semuanya seperti struktur, calon pejabat dan lain-lain,” ujarnya hari ini.

 

Dia menjelaskan secara umum usulan struktur tersebut adalah Dewan Komisioner membawahi tiga unit eksekutif yang masing-masing memiliki fungsi perbankan, pasar modal dan institusi keuangan non-bank (IKNB). “Pimpinan unit eksekutif tersebut dirangkap oleh anggota dewan komisioner terkait,” ujarnya.

 

Selain unit eksekutif, juga ada unit penunjang yang tugasnya melakukan fungsi pelayanan untuk seluruh OJK. Unit penunjang ini memiliki fungsi a.l. sumber daya manusia (SDM), hukum dan teknologi informasi (TI). “Usulannya unit penunjang ini akan di bawah Wakil Ketua OJK agar bisa dikoordinasikan.”

 

OJK juga akan memiliki struktur perwakilan daerah terutama untuk pengawasan perbankan. Selain itu struktur di daerah juga akan melakukan fungsi edukasi dan perlindungan konsumen.

 

Berkaitan dengan  unit penunjang, sambungnya, OJK membutuhkan pegawai dari Bank Indonesia (BI) di luar sektor perbankan, seperti SDM, hukum dan TI. Mereka akan direkrut lebih dahulu daripada sektor perbankan BI yang akan masuk pada akhir 2013.

 

“Unit penunjang bukan hanya dari Bapepam LK tetapi juga yang terbaik dari BI. Bahkan kalau tidak dapat yang terbaik dari BI dan Kementerian Keuangan, juga akan dibuka kesempatan dari pihak luar,” jelasnya. (yus)

 

BACA JUGA:

 

PASAR VALAS—Rupiah Menguat 0,33% Ke Level Rp9.280/US$1

Buyback Antam Stagnan Rp465.500, Harga Jual Stagnan Rp491.300—Rp530.500

KURS VALAS: Ada Spekulasi Rencana Baru, Euro Terbenam Ke Level Terendah 22 Bulan

HARGA MINYAK: Stok AS Tertinggi Dalam 22 Tahun, Minyak Longsor Ke Bawah US$90!

 

READ ALSO:

 

Gross Domestic Product Of Agriculture Sector Hard To Grow

MARKET MOVING: Toll Road Operators’ Profits Up 21%

MARKET MOVING: Indonesian Export Continues To Weaken

Dirgantara Indonesia To Produce Aircraft Tail For Sukhoi

 

Berita Paling Banyak Diakses Pembaca


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top