Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK MANDIRI perluas jaringan treasury

JAKARTA: Bank Mandiri meresmikan empat Layanan Operasional Regional Treasury Marketing di empat kota besar, Batam, Solo, Denpasar dan Medan.Dengan hadirnya Regionla Treasury Marketing Batam, RTM Solo dan RTM Denpasar, jumlah Dealing Room menjadi 
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 28 Mei 2012  |  12:30 WIB

JAKARTA: Bank Mandiri meresmikan empat Layanan Operasional Regional Treasury Marketing di empat kota besar, Batam, Solo, Denpasar dan Medan.Dengan hadirnya Regionla Treasury Marketing Batam, RTM Solo dan RTM Denpasar, jumlah Dealing Room menjadi  11 unit.Sebelumnya, Bank Mandiri telah memiliki jaringan yang cukup luas, berupa 8 RTM Dealing Room,  59 RTM Kubikal dan 21 RTM Signage, serta 29 Sub RTM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.Bank Mandiri juga menambah fasilitas baru berupa Treasury Gallery di Jakarta, Medan dan Surabaya, sebagai sarana bagi nasabah untuk mendapatkan informasi terkait dengan business treasury dan kondisi pasar pada umumnya.Direktur Treasury, Financial Institutions &  Special Asset management Royke Tumilaar mengatakan  perseroan akan selalu mengembangkan layanan dan teknologi pendukung transaksi forex, yaitu melalui pengembangan sistem Mandiri e-FX."Melalui sistem tersebut jaringan Bank Mandiri dapat melakukan dealing secara online namun tetap aman, cepat dan akurat.  Mandiri e-FX selain terdapat pada sebagian besar kantor cabang Bank Mandiri, juga diimplementasikan di setiap Treasury Gallery”, ujarnya hari ini Senin 28 Mei 2012mDiharapkan fasiltas baru tersebut dapat meningkatkan transaksi valas dan surat berharga, yang tentunya turut mendukung pencapaian target baik Fee Based Income (FBI) dan Net Interest Income (NII) Bank Mandiri secara keseluruhan, serta penguatan market share yang semakin besar. ”Kami optimis pendapatan FBI dan NII pada tahun 2012 akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan volume dan frekuensi transaksi baik dari valuta asing maupun surat berharga”, tambahnya.Produk dan layanan yang menjadi backbone adalah transaksi valuta asing (valas) dan surat berharga. Adapun produk dan layanan lainnya berupa produk lindung nilai (yaitu transaksi forward, swap, FX option, interest rate swap, dan cross currency swap), produk investasi (pada instrumen obligasi korporasi dan US Treasury bonds) serta customized products (produk treasury lain yang didesain sesuai kebutuhan nasabah).“Melalui variasi jasa dan produk treasury yang dimiliki, kami optimis dapat memberikan nilai tambah yang optimal kepada seluruh nasabah treasury kami”, tutur Royke.Sampai dengan 31 Maret 2012, pendapatan bunga yang berhasil diperoleh Bank Mandiri sebesar Rp. 8,77 trilliun atau naik 13.27% dari pendapatan bunga pada periode yang sama tahun 2011  dan pendapatan operasional selain bunga sebesar Rp. 3,68 triliun atau meningkat 25.51% jika dibandingkan dengan perolehan Bank Mandiri periode yang sama tahun 2011. (arh)

 

 

SITE MAP:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top