Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASURANSI: 80% Perusahaan Asuransi Kesehatan AS Akan Naikkan Premi

NEW YORK--Sebanyak 80% perusahaan asuransi kesehatan di Amerika Serikat berencana menaikkan premi. Rata-rata kenaikan premi yang direncanakan adalah sebesar 18%.Demikian simpulan dari studi yang dilakukan oleh HealthPocket Inc., perusahaan analis data
Farodilah Muqoddam
Farodilah Muqoddam - Bisnis.com 26 Februari 2013  |  20:08 WIB
ASURANSI: 80% Perusahaan Asuransi Kesehatan AS Akan Naikkan Premi
Bagikan

NEW YORK--Sebanyak 80% perusahaan asuransi kesehatan di Amerika Serikat berencana menaikkan premi. Rata-rata kenaikan premi yang direncanakan adalah sebesar 18%.

Demikian simpulan dari studi yang dilakukan oleh HealthPocket Inc., perusahaan analis data industri asuransi kesehatan sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (26/2).

Menurut ketentuan Affordable Care Act, rencana kenaikan premi asuransi di atas 10% harus terlebih dahulu diajukan kepada Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat AS. Departemen ini tidak berwenang menyetujui atau menolak usulan, tetapi berperan sebagai regulator yang mereview besaran kenaikan premi. Jika besaran kenaikan premi dinilai tidak wajar, maka departemen tersebut berhak meminta perusahaan asuransi untuk menjelaskan komponen yang mendasari kenaikan tersebut.

Adapun, persetujuan pengajuan premi akan dilakukan oleh pemerintah federal, yang ditunjuk pemerintah pusat untuk mengontrol premi asuransi.

Sebelumnya, diberitakan bahwa sejumlah perusahaan asuransi telah mengajukan rencana kenaikan premi kepada Departemen Kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi premi asuransi kesehatan

Sumber : Bloomberg

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top