Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKUISISI BTN: Rasio Produktivitas Karyawan BTN Paling Rendah, Betulkah?

Rasio produktivitas karyawan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tercatat paling rendah ketimbang tiga bank BUMN lainnya.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 28 April 2014  |  17:44 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Rasio produktivitas karyawan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. tercatat paling rendah ketimbang tiga bank BUMN lainnya.

Rasio produktivitas karyawan itu didasarkan pada laporan keuangan masing-masing perseroan per 31 Des 2013, di mana produktivitas karyawan BTN tercatat paling rendah.

Setiap karyawan BTN hanya mampu menyumbang laba bersih sebesar Rp195 juta, jauh dibandingkan karyawan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang mampu menyumbang Rp554,09 juta, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp347 juta, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebesar Rp 260,5 juta.

Penghitungan kontribusi karyawan atas laba bersih tersebut dihitung dari perolehan laba bersih bank dibagi jumlah karyawan.

Per Desember 2013, laba bersih BTN tercatat mencapai Rp1,56 triliun, dengan jumlah karyawan sebanyak 8.011 orang, sehingga rasio laba bersih per karyawan BTN hanya sebesar Rp195 juta.

Di sisi lain, Bank Mandiri merupakan bank yang karyawannya mampu memberikan kontribusi laba bersih paling besar. Dengan jumlah karyawan sebanyak 33.982 orang dan perolehan laba bersih 2013 sebesar Rp18,83 triliun, setiap karyawan Bank Mandiri mampu menyumbang perolehan laba bersih ke perusahaannya sebesar Rp554,09 juta.

Di posisi kedua dan ketiga karyawan bank dengan produktivitas tertinggi ditempati oleh BNI dan BRI. Setiap karyawan BNI mampu menyumbang perolehan laba bersih sebesar  Rp347 juta, dihitung dari pembagian laba bersih 2013 sebesar Rp9,05 triliun dibagi 26.100 orang karyawan bank tersebut.

Sementara karyawan BRI mampu memberikan kontribusi laba bersih sebesar Rp260,5 juta, dihitung dari pembagian laba bersih 2013 sebesar Rp21,16 triliun dibagi 81.238 orang karyawan.

Meski kontribusi karyawan BTN atas laba bersih perusahaannya adalah yang terendah dibandingkan tiga bank BUMN lainnya, rasio biaya personalia per kepala di bank tersebut justru mencapai Rp201 juta/orang.

Biaya personalia ini memasukkan gaji yang dikeluarkan perusahaan dan biaya-biaya pelatihan. Rasio biaya personalia per kepala karyawan BTN berada di peringkat ketiga tertinggi, di bawah BRI yang justru menjadi bank pencetak laba terbesar selama 7 tahun berturut-turut.

Menanggapi sinyalemen bahwa rasio produktivitas karyawan BTN paling rendah dibandingkan Bank BUMN lainnya, serikat pekerja menyampaikan tanggapannya. Ingin tahu lebih jauh tanggap serikat pekerja Bank BTN? Klik di sini


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi btn
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top