Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Divestasi Bank Mutiara, Investor Asal Timteng Mundur, Kenapa?

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengumumkan calon investor asal Timur Tengah mengundurkan diri dari daftar calon pembeli PT Bank Mutiara Tbk.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 09 Juni 2014  |  20:09 WIB
Counter Bank Mutiara. Investor asal Timteng mundur beli saham - Bisnis
Counter Bank Mutiara. Investor asal Timteng mundur beli saham - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengumumkan calon investor asal Timur Tengah mengundurkan diri dari daftar calon pembeli PT Bank Mutiara Tbk.

Sekretaris LPS Samsu Adi Nugroho mengatakan sebanyak 10 calon investor divestasi saham Bank Mutiara telah menyampaikan dokumen penawaran awal kepada LPS.

Calon investor yang lolos dari penilaian awal, itulah yang akan masuk ke dalam tahap due diligence.

Sepuluh calon investor tersebut terdiri dari enam investor asing dan empat investor lokal. Sebelumnya, 11 calon investor lolos dalam tahap prakualifikasi dan dinyatakan gugur satu calon investor.

Komposisi calon investor berdasarkan negara a.l dari Indonesia sebanyak empat calon investor, Jepang, Malaysia, Hong Kong dan negara lainnya masing-masing satu calon investor. Sedangkan dari Singapura sebanyak dua calon investor.

"Investor asal Timur Tengah batal, tapi enggak menyampaikan alasannya. Hanya bilang tidak bisa menyampaikan," tuturnya, Senin (9/6/2014).

Adapun komposisi calon investor berdasarkan jenis lembaga a.l bank sebanyak tiga institusi, lembaga keuangan sebanyak enam institusi, dan konsorsium sebanyak 1 calon investor.

Selanjutnya, proses penilaian tahap penawaran awal akan dilakukan pada 5-9 Juni 2014 dan hasilnya akan diberitahukan kepada calon investor pada 12 Juni 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mutiara
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top