Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUU Pembiayaan Industri Dibahas Parlemen Baru

Rancangan Undang-undang Lembaga Pembiayaan Industri akan diajukan kepada DPR pada masa sidang anggota parlemen baru.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 26 Agustus 2014  |  20:48 WIB
Industri tekstil dan produk tekstil - Bisnis
Industri tekstil dan produk tekstil - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Rancangan Undang-undang Lembaga Pembiayaan Industri akan diajukan kepada DPR pada masa sidang anggota parlemen baru.

Staf khusus Menteri Perindustrian Bidang Pengembangan Investasi Benny Sutrisno mengatakan draf RUU telah selesai dibahas bersama dengan Kementerian Keuangan, OJK, Bank Indonesia, Perbanas, dan Himbara.

“Sudah selesai dibahas namun baru akan diajukan nanti ke parlemen baru karena saat ini sudah terlalu mepet,” katanya, Selasa (26/8/2014).

RUU Pembiayaan Industri merupakan aturan pelaksanaan dari UU No.3/2014 tentang Perindustrian.  Rancangan beleid tersebut mengatur pendirian sebuah lembaga pembiayaan yang fokus mengucurkan kredit kepada industri di sektor strategis.

Lembaga baru ini secara garis besar mirip dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau yang dikenal dengan Eximbank yang fokus pada pembiayaan ekspor.

Benny mengatakan pendirian lembaga ini sangat dibutuhkan untuk mendorong investasi ke sektor industri hulu dan sektor menengah yang selama ini belum banyak tersentuh karena kurangnya sumber dana.

Sejauh ini, katanya, kucuran kredit dari industri perbankan masih fokus pada sektor industri hilir dan segmen nasabah ritel untuk kebutuhan konsumsi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indonesia eximbank industri hilir industri hulu
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top