Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

YLKI: Kualitas Transaksi Bank Harus Ditingkatkan

Rencana kenaikan biaya transaksi antarbank melalui anjungan tunai mandiri (ATM) yang siap naik hingga 50% diharapkan bisa sejalan dengan peningkatan kualitas transaksi.n
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 15 September 2014  |  20:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Rencana kenaikan biaya transaksi antarbank melalui anjungan tunai mandiri (ATM) yang siap naik hingga 50% diharapkan bisa sejalan dengan peningkatan kualitas transaksi.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai bank dan perusahaan sistem pembayaran berhak untuk menaikan biaya transaksi antarbank, akan tetapi biaya tersebut tidak seharusnya dibebankan seutuhnya kepada nasabah.

"Kenaikan harus sejalan dengan kualitas transaksi," ungkapnya, Senin (15/9/2014).

Dia menganggap kenaikan tersebut bisa membebani nasabah. Jika hal tersebut dinilai membebani maka yang terjadi adalah pembatasan serta pengurangan transaksi antarbank, dan masyarakat akan lebih menyukai transaksi sesama bank bersangkutan.

Berdasarkan data Bank Indonesia, volume transaksi antar bank dengan menggunakan kartu debet dan ATM hingga Juli 2014 mencapai 31,28 juta transaksi, atau tumbuh 2,42% secara month to month (m-t-m) dari posisi 30,5 juta transaksi pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, nominal transaksi pada Juli 2014 mencapai Rp59,49 triliun naik 7% m-t-m dari posisi Rp55,56 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ylki biaya transaksi
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top