Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JK Yakin Penaikan Harga BBM Subsidi Tak Akan Dongkrak NPL

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menilai kenaikan harga bahan bakar minyak tidak akan berpengaruh secara signifikan terhadap kenaikan rasio kredit bermasalah di industri perbankan.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 18 November 2014  |  21:37 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menilai kenaikan harga bahan bakar minyak tidak akan berpengaruh secara signifikan terhadap kenaikan rasio kredit bermasalah di industri perbankan.

Menurut Kalla, kredit macet perbankan lebih disebabkan kondisi ekonomi yang tidak berjalan karena adanya berbagai hambatan. Ketika dana subsidi dialihkan untuk membangun infrastruktur, diharapkan pertumbuhan ekonomi akan terakselerasi sehingga pertumbuhan kredit perbankan akan kembali stabil.

“Kalau dengan itu [pencabutan subsidi] akan langsung bangun infrastruktur maka ekonomi akan berjalan. Kalau ekonomi berjalan kredit tidak akan macet,” ujarnya, Selasa (18/11/2014).

Kalla berpendapat dampak pencabutan subsidi BBM akan sedikit berdampak pada perlambatan penyaluran kredit ke sektor konsumsi seperti kredit pemilikan rumah dan kredit kendaraan bermotor. Namun dia menilai dampak perlambatan tersebut hanya akan bersifat sementara yakni sekitar 3 bulan.

Di sisi lain, ketika realokasi dana subsidi BBM dapat dimanfaatkan secara tepat, Kalla justru memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan kembali menanjak dan mendorong kemampuan daya beli masyarakat.

“Pada akhirnya NPL justru akan berkurang karena kegiatan ekonomi bisa lebih baik,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jusuf kalla npl
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top