Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Indonesia melambat, Laba Bersih Maybank Terkoreksi 0,7%

Maybank, bank terbesar keempat di Asia Tenggar dari sisi aset, membukukan laba sebelum pajak per 30 September 2014 sebesar 6,68 miliar ringgit Malaysia atau naik tipis 1,7% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.
Fahmi Achmad
Fahmi Achmad - Bisnis.com 27 November 2014  |  19:42 WIB
www.maybank.com
www.maybank.com

Bisnis.com, Jakarta-- Maybank, bank terbesar keempat di Asia Tenggar dari sisi aset, membukukan laba sebelum pajak per 30 September 2014 sebesar 6,68 miliar ringgit Malaysia atau naik tipis 1,7% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Namun, laba bersih Maybank per 30 September 2014 justru terkoreksi 0,7% dari 4,82 miliar ringgit menjadi 4,79 miliar ringgit. Penurunan laba itu karena tingginya beban pajak.

Maybank yang menguasai PT Bank Internasional Indonesia Tbk., melalui Sorak Financial Holdings Pte. Ltd. (Sorak) dan MOCS, mencatatkan kenaikan laba sebelum pajak karena peningkatan net fund-based incomer, menurunnya overheads dan impairment loss dibandingkan terutama dengan imbal jasa yang rendah.

Chairman Maybank Tan Sri Megat Zaharuddin Megat Mohd Nor mengatakan pihaknya mampu menjaga kestabilan kinerja di tengah iklim usaha yang penuh tantangan.

"Kami mampu memitigasi beberapa dampak dengan mendayagunakan area perkembangan dan melakukan pengelolaan biaya dengan baik, namun kami banyak dipengaruhi iklim eksternal seperti lemahnya iklim investment banking regional dan perlambatan di Indonesia," katanya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (27/11).

President Group & CEO Datuk Abdul Farid Alias mengatakan periode selama sembilan bulan 2014 ini penuh dengan tantangan bagi institusi keuangan di Malaysia untuk bertumbuh.

Di Indonesia, Maybank masuk ke BII sejak 2008.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

laba bersih laba bank
Editor : Fahmi Achmad
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top