Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KERJASAMA E-Toll: Mandiri Buka Peluang Bagi Bank Swasta

Setelah rencana interkoneksi layanan uang elektronik untuk pembayaran tol dengan dua bank pelat merah belum juga terealisasi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bakal membuka peluang bagi bank swasta lain untuk masuk ke bisnis ini.
Destyananda Helen
Destyananda Helen - Bisnis.com 29 Januari 2015  |  19:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Setelah rencana interkoneksi layanan uang elektronik untuk pembayaran tol dengan dua bank pelat merah belum juga terealisasi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bakal membuka peluang bagi bank swasta lain untuk masuk ke bisnis ini.

Senior Executive Vice President Transactional Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan perseroan telah memberikan penawaran kerjasama kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun lalu.

Namun, lanjut dia, mengingat belum ada perkembangan, maka perseroan mulai melirik bank lain. “Iya  [mengincar BUKU 3 untuk rencana interkoneksi layanan e-toll], bank BUKU [bank umum kegiatan usaha] 4 kan segitu doang,” jelas Rico di Jakarta, Rabu (28/1).

Rico menjelaskan kendala belum juga terealisasinya rencana kerja sama ini akibat bisnis model yang belum mencapai kesepakatan. “Syaratnya investasi dibagi yang fair saja,” tegas Rico.

Secara keseluruhan, bisnis e-money emiten berkode saham BMRI ini mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp1,6 triliun pada akhir 2014. Rico menjelaskan hingga Desember 2014, sebanyak 5 juta kartu mandiri e-money telah beredar di masyarakat.

“Jumlah tersebut naik 43% dibanding jumlah kartu yang beredar pada periode yang sama tahun sebelumnya,” jelas Rico.

Sementara itu, frekuensi transaksi pembayaran menggunakan produk uang elektronik tersebut telah mencapai 143 juta transaksi pada akhir 2014 atau 27% secara year on year (y-o-y).

Senada, Rahmat Broto Triaji, SVP Group Head Electronic Banking Bank Mandiri, juga mengatakan pihaknya membuka peluang bagi bank lain untuk masuk ke bisnis e-toll perseroan.

“Di luar bank BUMN [badan usaha milik negara], kami tawari juga,” tutur Rahmat.

Nantinya, jelas Rahmat, dengan pembukaan kerja sama ini, Bank Mandiri bakal menjadi acquiring.

Dengan begitu, bank yang tidak memiliki infrastruktur untuk produk uang elektronik terutama dalam pembayaran tol, bisa menggunakan fasilitas dari Bank Mandiri.

“Dari pada mereka [bank lain] investasi sendiri, ini akan memudahkan mereka,” jelas Rahmat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri e-toll card
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top