Reliance Life Perbesar Sektor Ritel

PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia (Reliance Life) berencana untuk menggarap pasar ritel dalam dua tahun mendatang.
Amanda Kusumawardhani | 02 Maret 2015 15:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT Asuransi Jiwa Reliance Indonesia (Reliance Life) berencana untuk menggarap pasar ritel dalam dua tahun mendatang.

Pasalnya, per Desember tahun lalu, unit bisnis PT Reliance Capital Management masih mengandalkan segmen kumpulan.

"Itu adalah rencana kami ke depan. Untuk itu, kami mulai mengembangkan jaringan di jalur distribusi bancassurance," kata Managing Director PT Reliance Capital Management (RCM)Jurgan Usman di Jakarta seperti dikutip Bisnis.com, Senin (3/2/2015).

Menurutnya, peluang untuk menyasar segmen ritel membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Apalagi, jika berkomitmen untuk membentuk financial advisor, perusahaan asuransi dan bank wajib menyediakan unit khusus bancassurance.

Tidak hanya itu, pengembangan distribusi ritel juga membutuhkan tenaga agen karena produk asuransi tidak melulu merupakan produk unit link.

"Rencana ini membutuhkan persiapan matang dari kedua belah pihak [ bank dan perusahaan asuransi]. Tapi, saya dengar, Otoritas Jasa Keuangan [OJK] bakal melonggarkan ketentuan bahwa bank dengan buku I bisa melakukan bancassurance," tekannya.

Oleh karena itu, Jurgan menekankan pelonggaran ketentuan itu memberikan peluang bagi anak usaha PT Reliance Capital Management yakni PT Bank Kesejahteraan Ekonomi.

Nantinya, Bank Kesejahteraan Ekonomi diproyeksikan untuk menjalin kerja sama bancassurance dengan Reliance Life.

Untuk mewujudkan hal tersebut, PT Reliance Securities Tbk--anak perusahaan RCM--bakal melakukan right issue untuk menyuntik modal ke Bank Kesejahteraan Ekonomi.

"Rapat Umum Pemegang Saham [RUPS] akan dilakukan April tahun ini," jelasnya.

Seperti diketahui, Reliance Securities memegang kepemilikan saham sekitar 20% di Bank Kesejahteraan Ekonomi. Selain Reliance Securities, pemegang saham lainnya adalah PT Taspen (Persero), Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKP-RI), PT Recapital Advisore, Dana Pensiun PT Asuransi Jasa Raharja, Dana Pensiun PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), dan Koperasi Pegawai Bank Kesejahteraan Ekonomi.

Hingga saat ini, jalur distribusi utama Reliance Life adalah direct marketing dan broker. Jumlah nasabah Reliance Life mencapai 10-15 perusahaan sepanjang Januari-Desember 2014.

Tag : Reliance Life
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top