Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Askrindo Targetkan Jamin 50% KUR Mikro

PT Asuransi Kredit Indonesia menargetkan dapat menjamin 50% dari target Rp20 triliun Kredit Usaha Rakyat Mikro yang diluncurkan pemerintah tahun ini.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 08 Juli 2015  |  13:50 WIB
Askrindo Targetkan Jamin 50% KUR Mikro
PT Askrindo. Produk yang menjadi penyumbang pendapatan bagi perusahaan masih dari asuransi jiwa kredit, asuransi kredit, serta surety bond. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Kredit Indonesia menargetkan dapat menjamin 50% dari target Rp20 triliun Kredit Usaha Rakyat Mikro yang diluncurkan pemerintah tahun ini.

Antonius Chandra, Direktur Utama Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), menuturkan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun bisnis lainnya yang dijalankan perusahaan tahun ini, ditargetkan laba Rp1 triliun dapat diraih. Jumlah ini meningkat drastis dari capaian tahun 2014 sebesar Rp663 miliar.

"[Hingga Mei] laba bersih kita sudah Rp350 miliar," kata Anton di Jakarta yang dikutip Selasa (8/7/2015).

Dia menuturkan target yang dibebankan oleh pemegang saham ini cukup berat mengingat ekonomi tengah melambat, perbankkan juga mengkoreksi target penyaluran kreditnya. Namun Anton optimis target laba ini dapat tercapai.

Keyakinan ini dikarenakan bank penyalur KUR lebih disaring lebih selektif. Bank yang sebelumnya serampangan menyalurkan kredit yang terbukti dengan kredit bermasalah (NPL) yang tinggi tidak lagi diikutsertakan.

Sementara itu perbankan yang diberi izin menyalurkan kredit rakyat ini dipasangi skema auto reject sehingga masalah kredit macet jadi tidak menumpuk. "Jika NPL-nya [bank] di atas 5% tidak dapat lagi menyalurkan," katanya.

Dari 2007 sampai dengan akhir 2013, akumulasi plafon KUR yang dijamin PT Askrindo adalah sebesar Rp136.495 triliun. Sedangkan akumulasi penerimaan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp4.5 triliun.

Lebih lanjut, Antonius menuturkan laba yang diperoleh perusahaan hingga Mei ini berasal dari pendapatan premi perusahaan, pendapatan investasi maupun laba anak usaha.

Adapun produk yang menjadi penyumbang pendapatan bagi perusahaan masih dari asuransi jiwa kredit, asuransi kredit, serta surety bond. Namun Anton tidak merinci besaran kontribusi dari masing-masing lini. []

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

askrindo jamkrindo KUR Mikro
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top