Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NPL Bank Mandiri di Mataram, 0,91%

Di tengah perlambatan ekonomi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. area Mataram mencatatkan rasio kredit bermasalah untuk segmen mikro gross di posisi 0,91%. Bagaimana strateginya?
Destyananda Helen
Destyananda Helen - Bisnis.com 08 Juli 2015  |  18:20 WIB
Bank Mandiri, - JIBI
Bank Mandiri, - JIBI
Bisnis.com, SUMBAWA--Di tengah perlambatan ekonomi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. area Mataram mencatatkan rasio kredit bermasalah untuk segmen mikro gross di posisi 0,91%. Bagaimana strateginya?
Vice President Area Head Mataram Bank Mandiri Putu Apriyanto mengatakan sepanjang paruh pertama tahun ini, porsi penyaluran kredit ke sektor mikro mencapai 50% dari total portofolio pinjaman di wilayah tersebut. Menurutnya, selain mendominasi portofolio kredit di Bank Mandiri area Mataram, sektor mikro pun mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan non-performing loan (NPL) yang jauh di bawah rerata industri.
"Kami tekan NPL dengan pengelolaan harian. Hingga kini NPL mikro gross sebesar 0,91%. Tiap hari kami datangi debitur untuk collect," ujar Putu di Sumbawa, Selasa malam (7/7/2015).
Putu merinci, hingga kini perseroan memiliki sekitar 30 unit mikro di area Mataram. Sementara itu, di area yang sama, emiten berkode saham BMRI ini juga memiliki 34 kantor cabang mikro.
Sementara itu, untuk segmen mikro, Putu menjelaskan Mandiri menawarkan dua produk pinjaman yakni kredit usaha mikro dan kredit serba guna mikro. Adapun, plafon kredit yang di berikan maksimal senilai Rp100 juta.

"Untuk kredit usaha mikro, segmen kami yakni pedagang. Untuk kredit serba guna kami bidik PNS (pegawai negeri sipil)."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

npl
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top